Ketapang Terapkan PPKM Skala Mikro, Perbatasan Daerah Disekat

FGD yang digelar Polres Ketapang bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, agama dan Ormas di Hotel Grand Zurry Ketapang, Rabu (21/04/2021) sore. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kabupaten Ketapang akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dan larangan mudik lebaran. Hal ini menindaklanjuti status Ketapang sebagai zona oranye.

“PPKM skala mikro ini merupakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam hal ini yang pertama penutupan jam operasional kafe, mall, toko-toko. Hanya boleh buka sampai pukul 21.00 WIB,” kata Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, kemarin.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, PPKM ini juga meniadakan pembelajaran tatap muka dan melakukan larangan mudik lebaran.

“Terkait pembelajaran tatap muka dari mulai tingkat SMA, SMP, SD dan TK akan kembali dilakukan pembelajaran secara daring,” jelasnya.

Sementara, terkait larangan mudik Lebaran, Kapolres menjelaskan pihaknya sebagai Satgas Covid-19 kabupaten bersama instansi terkait, akan menyekat jalan di setiap kecamatan yang berbatasan dengan provinsi lain.

“Mengenai larangan mudik lebaran sesuai dengan instruksi bahwa Polri, TNI, ASN dan masyarakat tidak boleh melakukan mudik,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa para pemudik, jika tidak jelas kepentingannya maka akan diintruksikan untuk kembali.

“Untuk pemudik akan kita tanya apa kepentingannya masuk ke daerah Ketapang ini dan jika urusan darurat maka akan kita utamakan pengecekan kesehatannya,” tegasnya.

Terkait penyekatan, pihaknya akan mengutamakan peran Satgas Covid-19 kecamatan. Untuk daerah yang akan dilakukan penyekatan yakni, Kecamatan Simpang Hulu yang berbatasan dengan Kabupaten Sanggau, Kecamatan Manis Mata yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah serta kecamatan-kecamatan lain yang menjadi titik rawan masuk para pemudik. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *