Lonjakan Kepulangan PMI, BPSDM Kalbar Jadi Lokasi Karantina

BKPSDM Kalbar
Kondisi karantina PMI di BKPSDM Kalbar di Pontinak. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Lonjakan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui PLBN Entikong dan Aruk, terjadi jelang Idulfitri tahun ini. Akibatnya, penumpukan di tempat karantina terjadi. Pemprov Kalbar mengambil langkah memindahkan PMI ke BPSDM Kota Pontianak.

“Berkaitan penumpukan memang jelang Idulfutri banyak PMI yang pulang sendiri mau pun dideportasi. Sehingga terjadi penumpukan tempat karantina,” kata Kadis Kesehatan Kalbar, Harisson, Selasa (27/4/2021).

Bacaan Lainnya

Harisson menuturkan, jumlah PMI yang datang naik drastis. Sebelum Ramadan, per hari jumlahnya hanya mencapai 60 orang. Namun, saat mencapai 300 orang.

Sementara, prosedur penanganan PMI harus mengacu Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021. Isolasi  dilakukan selama lima hari kepada PMI, dengan pemeriksaan swab dua kali.

“Hari pertama dan hari kelima diswab PCR. Kalau dia negatif hari kelima maka dia boleh pulang. Ini yang menyebabkan penumpukan,” paparnya.

Saat ini, Provinsi Kalbar melalui Satgas penanganan Covid-19 sudah memindahkan PMI ke Kota Pontianak. Mereka akan ditampung di BPSDM Kota Pontianak.

“Kita siapkan 800 sampai. 1.000 tempat tidur di fasilitas Pemprov untuk menampung PMI yang harus dikarantina lima hari sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing,” pungkasnya. (Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *