Dewan Dukung Gubernur Sutarmidji Alokasikan Rp1,4 Triliun Benahi Infrastruktur

Syarif Amin Muhammad
Wakil Ketua Dewan Kalbar, Syarif Amin Muhammad. (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar dukung kebijakan Gubernur Kalbar Sutarmidji menjadikan pembangunan infrastruktur program prioritas di tahun 2022 dengan alokasi anggaran senilai Rp1,4 triliun. Kebijakan itu diharapkan mampu mempercepat pembangunan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita sebagai anggota DPRD dan pimpinan sangat mendukung, apabila anggaran seperti itu bisa didapatkan, karena untuk meningkatkan ekonomi masyarakat infrastruktur yang perlu dibenahi,” kata Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad kepada insidepontianak.com, Selasa (27/4/2021).

Bacaan Lainnya

Sewaktu maju Pilkada 2018, Midji-Norsan memang memiliki visi-misi peningkatan infrastruktur di Kalbar yang dinilai perlu perhatian serius. Mereka menargetkan, 80 persen jalan mantap. Namun, hampir tiga tahun kepemimpinan keduanya, kondisi jalan mantap Kalbar masih berada dikisaran 60 persen lebih.

“Salah satu jalan, target anggaran 1,4 di tahun 2022 itu realistis. Sehingga tahun 2023 target 80 persen jalan mantap bisa tercapai,” ucap Amin.

Legislator Partai Nasdem itu menginginkan, target pembangunan infrastruktur yang direncanakan Pemrpov Kalbar tercapai. Termasuk sumber pendanaanya. Baik yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), maupun dari asset, selama tidak menyalahi aturan.

“Selama tidak meyalahi aturan, DPRD sangat mendukung. Karena teman-teman menginginkan infrastruktur Kalbar maksimal. Kasihan masyarakat,” paparnya.

Musrenbang RKPD Pemprov Kalbar 2021
MUSRENBANG – Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar 2022 digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/4/2021). (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

Mulai 2022

Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan, akan mulai melakukan pembenahan infrastruktur di tahun 2022.  Dia mengiginkan, anggaran infrastruktur dua kali lebih besar dari anggaran yang ada saat ini.

“Bukan lagi menjadi prioritas. Tapi saya maunya bisa dua atau tiga kali dari anggaran sekarang,” kata Sutarmidji, usai Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Provinsi Kalbar Tahun 2022, Rabu (7/4/2021).

Midji sapaan karibnya memastikan, sebelum berakhir masa jabata bersama Ria Norsan, 85 persen jalan Provinsi Kalbar sudah dalam kondisi mantap.

“Itu data riil. Saya maunya fokus itu, seperti arahan presiden jangan dibagi-bagi,” tegasnya.

Untuk itulah, dia berencana memangkas anggaran beberapa dinas yang diangap tak penting.

“Kalau perlu beberapa dinas yang tak penting, hanya opersional saja. Yang lainya fokus infrastruktur,” ucapnya.

Tahun ini dan tahun depan, anggaran infrastruktur jalan dan jembatan digelontorkan Pemprov Kalbar sekitar Rp1,4 trilun lebih. Midji yakin, akhir tahun ini pembiyaan pembangunan infrastruktur tersebut tercover 68 hingga 70 persen.

“Jika sampai 2022 bisa dianggarkan lebih dari Rp1 triliun, maka bisa mencapai 80 persen,” katanya.

Disamping jalan, dia juga memastikan, beberapa pembangunan gedung yang masuk dalam perencanaan pembagunan juga ditargetkan selesai. Termasuk pembagunan Rumah Sakit Soedarso yang menelan anggaran Rp100 miliar.

“Rumah sakit Rp100 miliar lebih tahun ini, akan selesai 90 persen. Tinggal lantai empat, lima dan enam di gedung yang dua, yang belum tercover. Yang lain sudah, termasuk belakang, termasuk penataan halaman kantor Gubernur,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *