Bupati Darwis Minta PGID Bengkayang Jadi Pelopor Toleransi Beragama

Pelantikan PGID Bengkayang
PELANTIKAN - Pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Bengkayang, masa bakti 2021-2026, di Aula Terbuka V Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (29/4/2021). (Baruna/Insidepontianak.com).

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Bupati Kabupaten Bengkayang, Sebastianus Darwis, lantik Pengurus Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Bengkayang masa bakti 2021-2026, di Aula Terbuka V Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (29/4/2021).

Dia meminta para pengurus menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Supaya ke depan, kabupaten Bengkayang bisa menjadi salah satu daerah toleransi di Kalbar, seperti Kota Singkawang.

Bacaan Lainnya

“Semoga kepengurusan dapat bersinergi dengan pemerintah, khususnya di bidang umat beragama,” pesan Darwis dalam sambutannya.

Dia berharap, pengurus PGID yang baru dilantik, dapat mengemban amanah. Bisa membantu pemerintah mengajak masyarakat taat aturan, serta bisa mengarahkan masyarakat untuk taat beragama. Agar mempunyai pondasi hidup yang lurus.

“Saya harap, masa bakti ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, agar dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” ucapnya.

Sekretaris Umum PGID Kalbar, Pendeta Filemon Adi Sukardi, juga meminta pengurus mendukung penuh program dan aturan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Termasuk taat menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Dalam bekerja, kepengurusan PGID diminta selalu berpegang pada empat pilar organisasi.

“Menjalankan roda organisasi, harus memegang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945,” ucapnya.

Yang tak kalah penting, Pendeta Filemon mengingatkan pengurus PGID Bengkayang agar menjadi unjung tombak membantu pemerintah merawat keberagaman antar beragama. Agar tercipta tatanan hidup yang rukun dan harmonis di tengah kemajemukan yang ada.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *