Kawal Penyaluran THR, KSBSI Kalbar Buka Posko Pengaduan

  • Bagikan
Ilustrasi. (Google Search)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Korwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Kalbar membuka posko pengaduan mengawal pembayaran THR kepada pekerja dan buruh. Perusahaan yang tidak membayar THR akan didata dan ditindaklanjuti.

“KSBSI membuka posko pengaduan di kantor DPC dan berkolaborasi dengan dinas kabupaten setempat, guna memantau pembayaran THR,” kata Suherman kepada Insidepontianak.com, Sabtu (1/5/2021).

Dirinya menyebut, data yang masuk akan disinergikan dengan laporan kabupaten dan kota setelah 10 hari lebaran. Setelah itu disenergikan dengan laporan yang ada di Disnaker kabupaten dan provinsi.

Suherman berharap, perusahaan dapat mematuhi edaran Menaker Nomor M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat membayar THR tepat waktu.

“Kita berharap surat edaran bahwa THR tak boleh dicicil dapat dilakukan,” katanya.

Apabila perusahaan beralasan terdampak Covid-19, maka dia mendorong dilakukan pemeriksaan melibatkan stakeholder terkait dan organiasi buruh.

“Jadi kalau tidak mampu membayar harus dibuktikan, sehingga tak bisa beralasan,” jelasnya.

Dirinya pun mendorong pemerintah memberi sanksi tegas apabila ditemukan, perusahaan yang bandel. “Tentu harus ada sanksi tegas,” pungkansya. (Andi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: