Bahasan Pastikan Sanksi Tegas ASN yang Mudik

Wakil Wali Kota Bahasan
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan. (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat mudik. Pemerintah Kota akan melakukan penyekatan batas Kota Pontianak di Batulayang, guna memeriksa pengendara.

“Kita akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang kedepatan mudik,” kata Bahasan ditemui di ruang kerjannya, Selasa (4/5/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menyebut, sanksi terhadap ASN yang kedapatan mudik terdiri dari sanksi ringan dan berat. Untuk itulah, pemberian sanksi akan dilihat alasanya. Jika memang urgen seperti menjeguk orang tua yang sakit parah, dan orang tua meninggal, maka masih ditoleransi.

Menurutnya, pengetatan itu, merupakan kebijakan pemerintah, yang melibatkan Dinas Perhubungan dan TNI-Polri. Apabila ditemukan calon pemudik yang terjaring, maka akan diminta putar balik.

“Pasti diimbau secara humanis, dan kita minta putar balik,” ujarnya.

Dirinya juga meminta petugas bersikap humanis, dan tidak mengeluarkan kata-kata yang terkesan arogan dan menyebabkan antipati masyarakat untuk patuh pada larangan. Sebab, setelah dilarang mudik, data nasional mencatat masih ada 17 juta lebih masyarakat yang masih mengiginkan mudik setelah ada larangan.

Bahasan melanjutkan, larangan ini merupakan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang menunjukan lonjakan dengan varian baru yang dahsyat.

“Ini kalau masyarakat tidak hati-hati bisa saja, Indonesia menjadi ledakan dahsyat, di gelombang ke tiga seperti India, America, Brazil dan Meksiko,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *