Bupati Karolin Sebut PPKM Berskala Mikro Bakal Diperpanjang

  • Bagikan
Bupati Karolin
Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa. (Prokopim Pemkab Landak).

LANDAK, insidepontianak.com – Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa menyebut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro akan diperpanjang. Hal itu diketahui berdasarkan arahan Kemendagri dalam rapat kordinasi evaluasi penerapan PPKM yang digelar secara virtual, Senin (3/5/2021).

“Sudah ada arahan lisan Kemendagri. Kemungkinan PPKM akan diperpanjang. Tetapi sampai kapan perpanjangannya kita tunggu suratnya dalam waktu dekat,” ucap Bupati Karolin, Senin kemarin.

Sembari menunggu surat resmi Kemdagri terkait perpanjangan PPKM itu, Karolin memastikan jajarannya bersama aparat TNI dan Polri akan memperketat pengawasan arus mudik jelang hari raya Idulfitri. Dia tak ingin, momentum libur hari raya Idul Fitri kembali menjadi kluster penularan Covid-19 di Landak.

“Jika ditemukan masyarakat yang akan mudik, kami akan melakukan random cek swab antigen rapid untuk para penumpang. Jika ditemukan ada yang reaktif akan dipinta putar balik. Ini akan berlaku pada tanggal 06 hingga 17 Mei 2021 di Kecamatan Mandor dan Kecamatan Jelimpo,” ucapnya.

Karolin pun berharap, masyarakat bisa memahami kebijakan pembatasan atau larangan mudik jelang hari raya Idulfitri. Dia menegaskan kebijakan tersebut terpaksa dilakukan. Tujuannya semata untuk melindungi masyarakat dari ancaman penularan Covid-19 yang hingga kini masih jadi pandemi.

“Kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak mudik dulu,” pesannya.

Dia pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Landak yang turut mendukung pelaksanaan PPKM Mikro yang telah berjalan selama dua pekan ini. Menurutnya, pelaksanaan PPKM di Kabupaten Landak berjalan baik.

Sebagian besar masyarakat Landak patuh terhadap ketentuan PPKM, meskipun masih ada beberapa yang bandel. Itu terbukti pada saat patroli dan pengawasan, sebagian besar pelaku usaha cukup patuh melaksanakan jam operasional yang dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB.

“Kemudian dari laporan yang kami terima selama PPKM, masyarakat yang masih beraktivitas di atas jam 21.00 WIB, kita lakukan swab antigen dan tidak sampai seratus orang tetapi satu orang reaktif dan saat ini sedang melakukan isolasi di RSUD Landak,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: