CSR Wilmar Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi

Beri Sambutan-Plantation Head Wilmar Kalimantan Barat Sinnaya Satappan memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama media, Senin (4/5/2021). (Andi/insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – 
Wilmar berkomitmen terus memberikan dampak positif bagi kehidupan. Lewat program corporate social responsibility (CSR), mereka fokus mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Plantation Head Wilmar Kalimantan Barat Sinnaya Satappan mengatakan, Wilmar berupaya melaksanakan CSR yang tepat sasaran bagi masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian perusahaan adalah di bidang infrastruktur dan energi karena memiliki dampak besar, yang ujungnya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap kontribusi ini berimbas positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Sinnaya saat memberi sambutan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama media, Senin (4/5/2021).

Dia mengatakan, salah satu bantuan energi Wilmar Peduli Listrik telah terealisasi pada pertengahan 2020. Wilmar telah mengalirkan listrik ke 140 rumah penduduk di Dusun Pa’upat dan Dusun Puti, Pahauman, Kabupaten Landak.

“Ini direalisasikan atas kerja sama antara Wilmar dan PLN,” terangnya.

Selain itu, bantuan listrik juga dialirkan kepada 162 rumah warga Dusun Nilas.
Tidak hanya itu, Wilmar bahkan telah menerima penghargaan dari Gubernur Kalbar atas program pemeliharaan infrastruktur dan jalan provinsi.

Program itu dinilai mampu mendukung
peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di provinsi tersebut.

Sinnaya mengatakan, Wilmar telah melaksanakan perawatan jalan provinsi di Jalan A Yani, Dusun Danau Perasah,
Dusun Peria, dan Dusun Sinar Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas sepanjang 3,12 kilometer (km).

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan CSR yang memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya adalah budidaya air tawar dengan sistem keramba apung. Program itu dilaksanakan tahun lalu di Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu, Gunawan Wibisono, Head External Relations Kalimantan Area mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19, Wilmar juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Selama 2020, perusahaan agribisnis tersebut telah mendistribusikan bantuan sembako kepada 7.335 kepala keluarga di 37 desa ring satu perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga menyerahkan
bantuan 1.000 piece alat rapid test dan sejumlah alat-alat kebersihan lainnya, seperti sabun cuci tangan, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) dan disinfektan.

Ke depan, Wilmar terus fokus membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program desa mandiri. Program CSR Wilmar nantinya akan disesuaikan dengan program tersebut.

“Pemerintah punya program yang sangar baik. Indikator yang kurang akan kita maksimalkan,” pungkasnya. (Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *