Gubernur Sutarmidji Minta Masyarakat Taat Prokes Agar PPKM Tak Jadi PSBB

Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (Andi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebut kondisi Covid-19 di Kalbar mengalami lonjakan kasus cukup tinggi dalam sepekan ini.

Karena itu, dia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes), agar status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro tak berubah jadi Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Bacaan Lainnya

“Sekarang bukan saatnya berdebat teori ini itu. Saatnya pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi keramaian serta jangan mudik. Jangan sampai PPKM berubah jadi PSBB,” tulis Sutarmidji di akun Facebook pribadinya, Senin (4/5/2021).

Sutarmidji menyebut terdapat beberapa kluster yang mendominasi lonjakan kasus di Kalbar. Di antaranya, kluster perkawinan di Sekadau. Jumlah yang terinfeksi mencapai lebih dari 50 orang. Sementara yang meninggal dunia empat orang.

Tak hanya itu, ada pula kluster Poltekes Kemenkes Pontianak dengan total kasus positif Covid-19 sebanyak 50 orang, dan tambahan 100 kasus kluster kepulangan santri ke Kalbar.

“Santri yang pulang dengan rapid antigen, setelah dilakukan pemeriksaan PCR ada 100 yang positif. Sedangkan TKI dari 11 ribu yang pulang, 112 orang di antaranya positif,” terangnya.

Dia berharap, protokol kesehatan ketat dapat dijalankan seluruh masyarakat. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kalbar per Minggu 2 Mei 2021, total kasus Covid-19 yang meninggal sudah capai 46 orang. Sementara ada 95 kasus konfirmasi baru tersebar di tujuh kabupaten/kota.

Yakni, Pontianak 13 kasus, Bengkayang dua kasus, Kayong Utara tiga kasus, Mempawah enam kasus, Sambas dua kasus, Melawi 15 kasus, dan Sekadau 53 kasus. Selain itu, adapula 73 pasien Covid-19 yang sembuh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *