Cek Prokes Masjid Jelang Salat Id, Bupati Karolin Ingatkan Panitia Atur Jarak Jamaah

Bupati Karolin
TINJAU - Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa tinjau salah satu masjid di Ngabang, jelang pelaksanaan ibadah Idulfitri, Selasa (11/5/2021). Pengecekan itu dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan secara benar. (Prokopim Pemkab Landak).

LANDAK, insidepontianak.com – Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa bersama Kapolres Landak, AKBP Ade Kuncoro didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Landak, tinjau sejumlah masjid yang akan menggelar salat Idulfitri, Selasa (11/05/21).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan pemberlakuan protokol kesehatan (prokes). Bupati Karolin turut memeriksa penanda jarak jamaah yang akan diatur panita salat.

Bacaan Lainnya

Dia menegaskan, pelaksanaan salad Id di masjid-masjid di masa pandemi ini harus benar-benar menjalankan prokes. Sarana cuci tangan mesti disiapkan. Seluruh jamaah harus menggunakan masker. Dan yang tak kalah penting, jarak saf antarjamaah harus diatur. Tak boleh berdempetan.

“Kita mengecek kesiapan rumah ibadah untuk melaksanakan ibadah dengan menjalankan protokol kesehatan. Kami sampaikan untuk menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk ke masjid, dan membawa alat salat dari rumah,” pesan Karolin.

Dia menjelaskan, khusus kecamatan atau desa yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19, maka warganya tidak diperkenankan melakukan kegiatan salat Id di masjid atau musala sebagaimana aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Ada beberapa dusun yang memang kita larang. Kalau statusnya merah, saya terpaksa menutup tempat ibadah, tapi sejauh ini kondisi di Kabupaten Landak masih aman untuk pelaksanaan salat Idulfitri,” terang Karolin.

Dia pun meminta seluruh masyarakat memahami kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan. Sebab, itu semua dilakukan demi melindungi masyarakat dari ancaman penularan Covid-19 yang kini masih menjadi pandemi.

“Kami akan mengawasi melalui satuan gugus tugas tingkat kecamatan dan desa. Apabila semuanya kooperatif dan mengikuti anjuran pemerintah, mudah-mudahan kita semua aman, dan situasi penularan Covid-19 bise terkendali,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *