Darwis Imbau Salat Id di Masjid Maksimal 50 Persen dari Kapasitas

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis. (Insidepontianak.com/Baruna)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis mengimbau masyarakat untuk pelaksanaan Salat Id hanya boleh dilakukan di dalam Masjid, dengan kapasitas tidak lebih dari 50 persen guna menghindari kerumunan dalam jumlah besar. Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah bersama pengurus PHBI Kabupaten Bengkayang, Selasa (11/5/2021).

Darwis menuturkan, pelaksanaan Salat Idul Fitri dapat dilakukan di dalam Masjid, dengan persyaratan mematuhi aturan-aturan protokol kesehatan atau tetap menggunakan cara-cara pencegahan covid-19. Selain itu, tidak boleh terlalu banyak orang atau tidak melebihi kapasitas 50 persen di dalam Masjid.

Bacaan Lainnya

“Salat Idul Fitri boleh diselenggarakan di dalam masjid, namun dengan melaksanakan aturan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran virus Corona,” ungkap Darwis kepada insidepontianak.com.

Ia menambahkan, pelaksanaan Sala Id masih tetap bisa berlangsung, hanya saja, jaraknya diatur dan penerapan prokes tetap diutamakan.

“Ini salah satu tujuan kita, sehingga ke depan tidak ada klaster baru yang ditimbulkan,” pungkasnya.

Bupati yang akrab disapa SDR itu juga mengatakan, pihaknya juga akan memberikan imbauan kepada takmir masjid, terutama masjid yang ingin melaksanakan Salat Idul Fitri, agar sesuai dengan aturan Pemerintah Daerah. (Baruna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *