Gunakan Listrik PLN, Pelaku Usaha Agrobisnis Raup Untung Lebih Besar

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Dok. PLN).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemilik pabrik beras CV Agro Abadi, Budi Hartono, memilih menghentikan penggunaan mesin genset dan beralih menggunakan listrik PLN guna menekan biaya produksi di pabrik penggilingan padi miliknya.

Hal tersebut diungkap Budi saat Manajemen PLN Kalbar bekunjung ke pabrik miliknya pada Selasa 11 Mei 2021. Dalam kesempatan itu, Budi mengucapkan banyak terimakasih atas kesigapan PLN dalam memenuhi permintaan pengajuan permohonan sambungan listrik dari PLN.

Bacaan Lainnya

“Menjalankan usaha selama 18 tahun menggunakan diesel biaya operasionalnya cukup besar. Beruntung sekali saat ini kami telah menggunakan listrik PLN, biaya operasional jadi lebih ringan,” ucap Budi.

Pada Januari 2019 lalu, Budi mengajukan permohonan listrik PLN dengan daya 197 kVA. Setelah merasakan manfaatnya, Ia pun kembali mengajukan tambah daya menjadi 555 kVA pada bulan akhir Agustus 2020.

Proses penambahan daya ini, diakuinya sangat cepat meskipun di tengah masa pandemi, hanya selang beberapa hari, pabrik miliknya sudah dapat beroperasi lebih maksimal dengan daya listrik yang baru.

“Kini, setelah sepenuhnya menggunakan listrik PLN, banyak memberikan manfaat dan keuntungan bagi perusahaan kami terutama mengenai masalah produksi yang lebih berkualitas, efisiensi kerja jauh lebih baik, penghematan dan produksi jauh lebih meningkat,” tutur Budi.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Pontianak, Didi Kurniawan Abuhari, mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan aggresive marketing terutama di sektor industri dan mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah khususnya bidang pertanian agriculture untuk sepenuhnya menggunakan listrik PLN, agar usaha masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *