Makam I Fattimah Daeng Takontu di Temajo Rusak, Bupati Erlina Minta Maaf ke Sultan Gowa

  • Bagikan
Makam pahlawan  nasioal I Fattimah Daeng Takontu di Pulau Temajo Mempawah Kalbar
RUSAK - Makam pahlawan  nasioal I Fattimah Daeng Takontu di Pulau Temajo rusak akibat faktor alam. (Ist).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Benda Cagar Budaya (BCB) makam pahlawan nasional, I Fatimmah Daeng Takontu di Tanjung Matoa, Pulau Temajo, Kabupaten Mempawah, Kalbar rusak. Atap makam putri Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16 tersebut tumbang.

Foto-foto  kerusakan makam itu sempat viral di media sosial tiga hari lalu. Banyak pihak khawatir makam I Fatimmah Daeng Takontu terancam kelestariannya. Bahkan ada narasi sesat yang menyebutkan makam itu terancam digusur.

Bupati Mempawah, Erlina meminta maaf kepada Sultan Gowa. Dia memastikan kerusakan tersebut karena faktor alam. Erlina pun memastikan, tidak ada indikasi makam itu akan dipindahkan atau digusur oleh pemilik lahan. Karena cagar budaya tersebut dilindungi sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Mempawah Nomor 15 Tahun 2020.

“Permohonan maaf kami sampaikan kepada keluarga besar Sultan Gowa, Andi Kumala Andi Idjo beserta seluruh masyarakat atas terjadinya peristiwa ini,” tulis Erlina di fanpage facebook resmi miliknya, Jumat (21/5/2021).

“Sampai saat ini, tidak ada maksud dari pemilik lahan atau pihak lain untuk memindahkan makam yang termasuk cagar budaya tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disdikporapar Mempawah, Raja Fajar Azansyah mengatakan, banner berisi peringatan yang viral di media sosial, tidak dipasang di lokasi makam I Fattimah Daeng Takontu, kaarena banner tersebut dipasang di bangunan yang rencananya dijadikan surau bernama I Fattima Daeng Takontu.

“Surau ini dibuat masyarakat sekitar. Lokasinya juga cukup jauh dari lokasi makam I Fattimah Daeng Takontu. Masalah ini pasti akan kami selesaikan. Dengan berkomunikasi kepada pihak ahli waris tanah, agar tak terjadi masalah besar,” katanya.

Fajar menegaskan, makam I Fatimmah Daeng Takontu yang sudah terdaftar sebagai Benda Cagar Budaya tidak boleh dirusak, apalagi dimiliki. (Yak).

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: