DPRD Bakal Panggil BKD hingga Kemenag Bahas Polemik Formasi Guru Agama Kalbar 

Suasana tes CPNS (Foto: cpnsindonesia.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar memastikan, segera memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pendidikan dan Kanwil Kementerian Agama terkait polemik formasi guru dalam seleksi CPNS dan PPPK Kalbar.

“Tadi saya sudah melihat ada surat dari Komisi I, untuk memanggil Departemen Agama, Dinas Pendidikan, dan BKD, untuk memastikan apa benar tidak ada penerimaaan pegawai guru selain Islam,” kata Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad, Senin (24/5/2021).

Bacaan Lainnya

Amin mengatakan, surat Komisi I DPRD telah sampai ke Ketua DPRD Kalbar, M Kebing. Jika sudah ditanda tangani, maka DPRD akan segera memanggil pihak terkait untuk melakukan rapat.

Legislator Partai Nasdem ini berpendapat, secara pribadi dan atas nama institusi melihat urgensi rapat itu. Sebab, komposisi di Kalbar merupakan perpaduan antara Muslim dan non Muslim.

“Komposisi masyarakat di Kalbar ini 58 (persen) Muslim, sisanya non Muslim. Untuk itu, kita harus bisa mengayomi mereka,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, memastikan, telah mengusulkan formasi guru seluruh agama dalam penerimaan Pengawai Negeri Sipil (PNS) dan Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Pengajuan dari provinsi seluruh agama ada. Bahkan untuk Islam itu ada 400 guru yang diperlukan, tarmasuk agama lain, tapi yang disetujui baru 31,” kata Ria Norsan, Senin (24/5/2021).

Dia menduga, kuota penerimaan CPNS dan PPPK yang diputuskan pemerintah pusat dilakukan secara bertahap dan mempertimbangkan skala prioritas yang sangat mendesak. Sebab, guru agama Islam selama ini memang sangat kurang. (Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *