GMKI: Formasi CPNS Guru Agama Kalbar Tak Cerminkan Pancasila

  • Bagikan
Koordinator GMKI Wilayah Kalbar, Noven Honarius. (Ist)

PONTIANAK.COM, insidepontianak.com – Pengurus Pusat Koordinator Wilayah XIV Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kalimantan Barat, Noven Honarius menyoroti alokasi PPPK dalam CPNS 2021 yang hanya membuka formasi untuk guru agama Islam.

Menurutnya, tidak adanya formasi untuk guru agama lain seperti Kristen adalah kebijakan yang tidak mencerminkan Pancasila. Dia menilai, ketiadaan formasi itu mengabaikan asas berkeadilan dalam ideologi bangsa.

“Dalam setiap kebijakan harus berkeadilan, dalam Pancasila jelas bahwa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di dalamnya suku, agama ras dan antar golongan. Apalagi Kalbar adalah daerah yang majemuk,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (24/5/2021).

Noven mengatakan, gerbong kepemimpinan Sutarmidji sebagai Gubernur Kalbar saat ini kebobolan, selama ini asas keadilan antar agama di Kalbar terpelihara dengan baik. Namun mirisnya dengan diabaikannya formasi P3K bagi guru agama selain Islam dapat memantik amarah rakyat yang selama ini berjuang di garis keadilan.

“Gubernur Kalbar tidak berperan sebagai pemimpin yang nasionalis, dapat dilihat dari penerimaan formasi hanya berpeluang untuk satu agama saja sementara kebutuhan pengajar agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu juga terhitung banyak di Kalimantan Barat,” katanya.

Noven menegaskan, semua agama mestinya punya hak yang sama dalam penerimaan P3K. Gubernur, kata Noven seringkali menghindar dalam memberikan klarifikasi dan selalu memberikan arahan ke sana ke mari seolah-olah tidak mau tahu persoalan.

“Hal ini menjadi pertanyaan besar peran gubernur dalam memimpin Kalimantan Barat yang tidak memberikan teladan keadilan,” sesalnya. (Yak)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: