Warga Paloh Jadi Kurir Sabu Internasional Dikendalikan Napi Nusakambangan

Kapolres Sambas, AKBP Robertus B. Herry Ananto Pratikno (tengah) saat menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram, Jumat (28/5/2021) siang. (Yak/Insidepontianak.com)

SAMBAS, insidepontianak.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sambas mengungkap peredaran gelap narkotika jaringan internasional. Seorang kurir berinisial AS warga Jakarta dan kurir berinisial HR warga Paloh, Kabupaten Sambas ditangkap, Senin 24 Mei 2021 sore.

Kapolres Sambas, AKBP Robertus B Herry Ananto Pratikno mengatakan, tersangka HR membawa sabu seberat 1 kilogram dengan berjalan kaki dari Malaysia melintasi hutan belantara.

Bacaan Lainnya

“Narkoba tersebut diantar kepada AS, warga Jakarta yang sudah menunggu di pasar Sambas,” katanya, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Sambas, Jumat (28/5/2021).

AS mendapatkan perintah dari seseorang bernama Regi alias Cibey di Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. Perintah tersebut kata Kapolres, agar AS membawa narkoba tersebut ke seseorang bernama Diana di Bali.

“AS dijanjikan upah sebesar Rp10 juta. Dia kemudian menghubungi seseorang bernama Abu Seman di Malaysia. Kemudian Abu Seman mengirimkan kontak kurir berinisial HR warga Paloh,” katanya.

Narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram tersebut disembunyikan HR di dalam body motor yang dititipkan di salah satu rumah di Jalan Saing Rambi, Sambas.

“Rumah tempat menitipkan motor tersebut adalah keluarga dari HR. Lalu tersangka AS datang mengambilnya,” katanya.

Atas perbuatannya, AS dan HR terancam hukuman mati. Sementara jaringan narkotika tersebut akan terus dikembangkan Satreskoba Polres Sambas terkait keterlibatan seorang tahanan di Nusakambangan dan seorang perempuan di Bali. (Yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *