Antisipasi Aktivitas Negatif, RT dan RW Diminta Proaktif Pantau Indekos

Ketua DPRD Bengkayang, Fransiskus
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus. (Baruna/Insidepontianak.com).

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus meminta para pengurus RT/RW agar selalu mengawasi pendatang dan keluar masuk orang di indekos dan kontrakan. Ini dilakukan guna mengantisipasi adanya aktivitas yang negatif.

Fransiskus menyebutkan, indekos atau kontrakan kerap kali disalahgunakan oleh orang atau pendatang untuk aktivitas menyimpang. Misalnya tindakan asusila dan penyalahgunaan narkoba.

Bacaan Lainnya

“Hal ini mesti adanya penanganan serius, pihak Pemkab, RT, dan pengelola harus tanggap dan proaktif menanggapinya,” ujarnya, kemarin.

Dia meminta pemilik usaha indekos dan penginapan, ke depan harus lebih selektif dalam menerima setiap orang yang akan menginap. Serta selalu berkoordinasi dengan pihak RT apabila melihat perbuatan yang menyimpang.

“Saat ini, pihak Pemkab sudah menyiapkan langkah antisipasi, guna tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan menertibkan aktivitas yang menyimpang,” ujarnya.

Langkah-langkah Pemkab tersebut diantaranya, menginventarisir dan mendata tempat penginapan dan indekos. Tindakan tegas akan diberlakukan jika tempat-tempat ini kedapatan menimbulkan kegiatan negatif misal prostitusi dan narkoba serta lainnya.

“Dengan proaktifnya, pemilik usaha dan RT, dapat membantu pemerintah mengantisipasi hal demikian,” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, selain mengantisipasi perbuatan menyimpang, hal ini juga membantu Satgas Covid-19, dalam men-tracing pendatang yang baru memasuki wilayah Kabupaten Bengkayang.

“Tidak menutup kemungkinan, mereka curi waktu masuk ke Bengkayang dan membawa virus Covid-19, sehingga virus tersebut menyebar,” tutupnya. (Baruna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *