Kasus Covid-19 Melonjak, Kadinkes Kalbar Minta Masyarakat Tingkatkan Disiplin Prokes

Harisson
Kadinkes Provinsi Kalbar, Harisson. (Baguna/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson meminta masyarakat tingkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) seiring terjadinya lonjakan kasus infeksi penularan Covid-19 di Kalbar pasca-lebaran.

Dia pun menyebutkan, klaster lebaran penularan Covid-19 kini mulai muncul. Itu terjadi karena masyarakat tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan saat berlebaran.

Bacaan Lainnya

“Terutama dalam hal penggunaan masker dan masih berkerumun,” kata Harisson, Sabtu (29/5/2021).

Di sisi lain, Harisson meyebut, kendornya Satuan Tugas (Satgas) melakukan razia penegakan protokol kesehatan serta lemahnya tracing dan testing di beberapa daerah, turut menyumbang peningkatan kasus baru.

Akibatnya, di minggu ke 20 tahun 2021 ini, angka positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan, alami peningkatan yang cukup tinggi.

“Di mana, untuk minggu ke 20, positivity rate-nya (Kalbar) sebesar 18,1 persen,” ucap Harisson.

Untuk diketahui, update kasus Covid-19 yang tercatat di Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar pada Jumat 28 Mei 2021, terdapat tambahan 98 kasus baru. 25 di antaranya dirawat di rumah sakit, dan 108 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

“Semetara, kasus aktif di Kalbar sampai saat ini masih 718 orang,” tutup Harisson.

Patuhi Prokes

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad mengajak masyarakat taat ajuran pemerintah mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seiring meningkatnya kasus ketertularan selama dua pekan belakangan.

“Disiplin protokol kesehatan adalah cara yang paling ampuh mencegah ketertularan. Karena itu, masyarakat harus taat menjalankan protokol kesehatan. Terutama saat beraktivitas di luar rumah,” pesan Syarif Amin Muhammad.

Legislator Partai Nasdem itu juga mengajak masyarakat sukseskan program vaksinasi yang saat ini tengah dijalankan pemerintah. Sebab, vaksinasi menjadi salah satu ikhtiar pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 supaya bisa selesai.

“Untuk melawan pandemi ini, maka kita semua harus terus mendukung upaya pemerintah mengendalikan penularan kasus Covid-19. Semua tak boleh lengah. Protokol kesehatan harus selalu didisplinkan,” imbaunya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *