Melawi Zona Merah, Satgas Minta Rumah Ibadah Tutup Sementara

  • Bagikan
Peta Sebaran Zona Penularan Covid-19 di Kalbar
Peta resiko kenaikan penularan kasus Covid-19 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar per 30 Mei 2021. (Dinkes Pemprov Kalbar).

MELAWI, insidepontianak.com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi, mengintruksikan rumah-rumah ibadah ditutup sementara waktu. Kebijakan itu diberlakukan menyusul peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Melawai yang kini masih berstatus zona merah.

Intruksi penutupan rumah ibadah sementara waktu itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi Nomor 360 Tahun 2021, tentang Pembatasan Kegiatan Sosial Ekonomi Kemasyarakatan dalam Masa Pandemi Covid-19.

Dalam Surat Edaran itu, disebutkan, masyarakat disarankan beribadah di rumah masing-masing atau cara lain, misalnya virtual, yang dibenarkan menurut ajaran agama dan keyakinan masing-masing.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson juga mendorong Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi segera melakukan kegiatan penemuan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, serta melakukan testing kepada warga secara masif.

“Kita juga minta pemerintah Kabupaten Melawi menambah kapasitas tempat tidur perawatan pasien, serta menyiapkan peralatan, obat-obatan, bahan medis habis pakai. Tujuannya untuk persiapan jika terjadi lonjakan kasus,” pesannya.

Untuk diketahui, hingga 2 Juni 2021, di Kabupaten Melawi tercatat merawat 112 kasus Covid-19 aktif. Jumlah itu merupakan yang tertinggi kedua setelah Kota Pontianak, dengan kasus aktif 155 orang. Dalam kurun waktu sepekan belakangan, tepatnya dari 20 Mei hingga 27 Mei 2021, tercatat sudah 10 warga di Kabupaten Melawi meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Selain Kabupaten Melawi yang masuk zona merah, ada empat daerah lainnya yang masuk zona oranye. Yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sekadau. Sementara daerah yang masuk zona kuning meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Mempawah.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: