Pecahkan Rekor Dunia, Tim Panjat Tebing RI: Gantungkan Mimpi Setinggi Langit

Peraih medali emas Sufriyanto Rindi, Dzar Yulianto Abu, Veddriq Leonardo dari Indonesia merayakan di podium untuk final estafet cepat putra Asian Games ke-18 di Palembang, Senin, 27 Agustus 2018. (Foto: AP/Vincent Thian)

UTAH, insidepontianak.com – Atlet panjat tebing putra Indonesia, Veddriq Leonardo, Sabtu (29/5), memecahkan rekor dunia dalam kompetisi International Federation of Sport Climbing IFSC Climbing World Cup 2021 di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat.

Sorak sorai dan teriakan para penonton meledak ketika Veddriq – yang berhadapan dengan sahabatnya sendiri, Kiromal Katibin – sama-sama melesat menuju puncak papan panjat tebing buatan (climbing wall) dalam waktu lima detik.

Bacaan Lainnya

Veddriq Leonardo, kelahiran Pontianak tahun 1997, memecahkan rekor dunia, yaitu 5,208 detik. Ia memecahkan rekor yang dibuat Kiromal Katibin sehari sebelumnya yang mencatat waktu 5,258 detik.

Diwawancarai melalui telepon di Bandara Internasional Salt Lake City, Senin (31/5) siang, pelatih kedua atlet muda itu, Hendra Basir, mengatakan sangat bangga pada kedua atlet yang dilatihnya. Perbincangan tersebut dilakukan sesaat sebelum mereka terbang kembali ke Tanah Air.

“Ini buah latihan keras yang kami lakukan sejak Juli 2020. Keduanya – Veddriq dan Kiromal – bahkan sudah berlatih bersama sejak tahun 2017 untuk persiapan Asian Games tahun 2018. Lanjut lagi untuk persiapan Olimpiade Tokyo 2020 kemarin,” ujarnya, seperti dilansir VOAIndonesia, Selasa (1/6/20121).

Menurut Hendra, tidak semua latihan membuahkan hasil gemilang, seperti di kompetisi dunia kali ini. “Ini seri pertama untuk kategori speed (adu cepat -red)… Tetapi kami sempat tidak lolos di kualifikasi Olimpiade Tokyo karena ada kombinasi lead and bouldering, di mana kedua atlet kami masih kurang,” akunya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *