Tiga Tahun Buron, Chandra Maulana Terpidana Korupsi Jembatan Bawang Ditangkap

  • Bagikan
Konfrensi Pers Penangkapan Terpidana Korupsi Jembatan Bawang
Konfrensi pers Kejati Kalbar terkait penangkapan terpidana korupsi jembatan bawang di Sungai Ambawang, Chandra Maulana, setelah tiga tahun buron, Kamis (3/6/2021). (Ist).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tim Tabur Intelejen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menangkap buronan kontraktor jembatan Bawang di Kabupaten Sanggau atas nama Chandra Maulana. Ia ditangkap di Jalan Merdeka, Pontianak Barat, Kamis (3/6/2021) setelah buron selama tiga tahun.

Kajati Kalbar, Masyudhi mengatakan, pelaku merupakan sub Kontraktor dari PT Asria Nurlinda Inti Sejahtera. Chandra merupakan pihak pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan bawang CS pada Satuan kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) tahun anggaran 2009.

“Pelaku melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sehingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp238 juta,” katanya saat menggelar konferensi pers, Jumat (3/6/2021) malam.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 1970 K/PID. SUS/2017 tertanggal 21 Maret 2018, terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Terdakwa divonis penjara selama empat tahun dan denda sebanyak Rp200 juta.

Saat ini, terdakwa telah dieksekusi dan dibawa di Rumah Tahanan (Rutan) Pontianak. Ia berharap, operasi tabur memberi efek psikologis kepada buronan lainnya yang masih berkeliaran.

Sepanjang 2021 sendiri, ada empat terpidana yang berhasil ditangkap. Masyudhi pun mengimbau seluruh DPO segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. Mereka tidak akan hidup tenang, selalu dihinggapi perasaan was-was, resah, dan takut. Lambat laun pasti akan tertangkap, ini hanya masalah waktu saja,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: