Hadiri Saprahan Khatulistiwa, Bank Kalbar Komitmen Dukung Pemulihan Ekonomi UMKM

MENANDATANGANI - Direktur Utama Bank Kalbar, Syamsir Ismail menandatangani Busines Matching pembiayaan perbankan kepada UMKM di Kalbar, Selasa (7/6/2021). Acara itu merupakan rangkaian kegiatan Saprahan Khatulistiwa. (Inside Pontianak/Andi)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bank Kalbar berkomitmen mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor pariwisata Kalbar. Lewat Kredit Modal Kerja (KMK), Bank kebanggaan masyarakat akan memberi kemudahan akses permodalan bagi pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM).

Kabid Humas Bank Kalbar, Yuniarto mengatakan, selama pandemi Bank Kalbar telah memberi kontribusi pada pelaku usaha dan UMKM guna mempercepat pemulihan ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Ini bentuk partisipasi dan peran kami mendukung perekonomian penguasaha mikro di Kalbar,”ujar Yuniarto saat menghadiri acara Saprahan Khatulistiwa, yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalbar, di Pendopo Gubernur, Senin (7/6/2021). Saprahan Khatulistiwa merupakan singkatan: Semarak Pariwisata, UKM dan Keuangan Kalimantan Barat 2021.

Yuniarto mengatakan, acara itu, mengundang Bank Kalbar dan sejumlah debiturnya. Para debitur yang dibawa merupakan pengusaha kerajinan tangan yang bersentuhan langsung dengan sektor pariwisata.

Diakhir acara, dilaksnakan penandatangan kesepakatan, sebagai bentuk komitmen memberi kredit kepada pelaku UMKM yang menunjang sektor wisata.

“Kami mewakili secara simbolis tanda tangan, pemberian kredit kepada pengusaha UMKM yang bentuk usahanya menunjang sektor wisata,” terangnya.

Ia berharap, dukungan Bank Kalbar dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Khususnya, dibidang pariwisata Kalbar, sehingga target pemulihan ekonomi dapat tercapai.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri Koperasi dan UMK Tetan Masduki, Gubernur Kalbar Sutarmidji, Dewan Gubernur Bank BI dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *