Polda Kalbar Ungkap Sindikat Penggelapan Mobil Rental, Puluhan Mobil Berhasil Diamankan

Pengungkapan Kasus Penggelapan Mobil
Konferensi pers pengungkapan kasus penggelapan mobil rental di Mapolda Kalbar, Rabu (9/6/2021). (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar berhasil mengungkap sindikat penjual mobil sewaan di Kota Pontianak. Sedikitnya, sembilan pelaku berhasil ditangkap sejak 1 sampai 5 Juni 2021. Kejahatan itu menyebabkan kerugian capai Rp3 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalbar, Kombes Pol Lutfi mengatakan, ada 12 dari 20 mobil hasil penggelapan yang berhasil diamankan dari tangan sembilan pelaku tersebut. Sementara delapan mobil lainnya masih dalam pencarian.

Bacaan Lainnya

“Jika diasumsikan dengan harga satu unit Rp150 juta maka, kerugian akibat kejahatan ini mencapai Rp3 miliar,” terangnya.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menyewa mobil dari jasa rental di beberapa tempat dengan  identitas palsu. Setelah kunci didapat, pelaku lalu melepas identitas kendaraan dan menawarkannya kepada konsumen.

“Pelaku menjual mobil dengan harga miring, berkisar Rp25 sampai Rp60 juta,” kata Kombes Pol Lutfi dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu (9/6/2021).

Guna menyakinkan calon konsumen, pelaku berjanji mengantar surat menyurat kendaraan usai transaksi dilakukan. Adapun sembilan pelaku yang telibat dalam kejahatan ini, mereka di antaranya ES, VS, HB, HA, AF, dan NA seorang tenaga pendidik di Kota Pontianak. Selain itu, adapula TN, FA dan RH yang merupakan pembeli dan penadah hasil curian.

Lutfi memastikan, polisi terus mengembangkan kasus ini. Sebab, berdasarkan keterangan tersangka VS masih ada delapan mobil lagi yang ia jual. Para korban diminta melaporkan diri, guna memudahkan proses penyelidikan.

“Kita terus melakukan pendalaman. Kita minta para korban segara melapor kepada petugas agar dapat ditindak lanjuti, “terangnya.

Selain kendaraan roda empat, polisi juga menyita 12 kendaraan bermotor hasil pencurian AF dan FA. Dia mengimbau masyarakat tidak tergiur dengan tawaran kendaraan roda dua dan empat dengan harga miring.

“Jika ingin membeli kendaraan teliti dulu, kelengkapan dokumen. Apabila menemukan kejanggalan segera menghubugi pihak kepolisian,” pesannya.

Ia juga mengimbau pengusaha rental mobil waspada dan berhati-hati dalam meneliti calon penyewa. Jangan sampai menjadi korban selanjutnya.

“Para pemilik rental harus hati-hati. Apabila dimungkinkan lengkapi kebedaraan dengan dauble GPS,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *