Isu Bajak Laut di Karimata, Polda Terjunkan Dua Kapal Patroli

Pulau Karimata
Aksi perompak atau bajak laut di Pulau Karimata, Kayong Utara kembali marak. Nelayan yang menangkap ikan dibuat resah akibat kejahatan laut itu. (Pemkab Kayong Utara).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Isu bajak laut beberapa waktu terakhir menyeruak dan meresahkan nelayan di Kepulauan Karimata, Kayong Utara. Direktorat Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalbar pun tak tinggal diam. Mereka telah menerjunkan dua kapal patroli ke pulau Karimata. Untuk melakukan penyelidikan.

Kepala Seksi Penyidikan Direktorat Polairud Polda Kalbar, Kompol Eko Mardianto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi terkait kejadian itu. Namun, polisi telah terjun melakukan penyelidikan.

Bacaan Lainnya

“Kita belum mendapatkan laporan resmi. Namun kita sudah melakukan penyelidikan. Kita melakukan langkah preventif dan preemtif,” terang Eko Mardianto, kepada insidepontianak.com, Kamis (10/6/2021).

Dia memastikan, dua kapal patroli telah diterjunkan di sana untuk melaksanakan patroli. Sementara itu, Direktur Polairud Polda Kalbar, Kombes Pol Benyamin Sapta mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Sudah saya suruh cek juga korban itu selama ini laporanya ke mana,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah nelayan di Kepulauan Karimata mengaku resah dengan maraknya aksi bajak laut yang beroperasi sejak ramadan. Mereka merampas barang-barang nelayan, seperti solar, beras, dan ikan hasil tangkapan nelayan.

Kasi Pelayanan Umum Kantor Camat Karimata, Yerry Syulasman mengatakan, pihaknya sudah menerima keluhan nelayan yang resah akibat ulah perompak.

“Ada tiga kapal nelayan yang melapor ke kita. Pertama KM Batara 2, kedua, KM PO Saedon, ketiga KM Anugerah,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *