Polisi Buru Bajak Laut yang Resahkan Nelayan di Pulau Karimata

Pulau Karimata
Aksi perompak atau bajak laut di Pulau Karimata, Kayong Utara kembali marak. Nelayan yang menangkap ikan dibuat resah akibat kejahatan laut itu. (Pemkab Kayong Utara).

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo memastikan akan mengejar bajak laut yang meresahkan nelayan di Pulau Karimata Kayong Utara. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan.

“Kami sedang melakukan penyelidikan. Tentunya bekerjasama dengan Lanal dan Unit Polairud,” ucap AKBP Bambang Sukmo Wibowo belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Aksi perompak atau bajak laut di Kepulauan Karimata Kayong Utara belakangan marak. Nelayan dibuat resah. Pasalnya perompak itu selalu meneror nelayan yang sedang mencari ikan menggunakan senjata api.

Kasi Pelayanan Umum Kantor Camat Karimata Yerry Syulasman mengaku sudah menerima keluhan nelayan yang resah karena ulah para perompak.

“Ada tiga pemilik kapal nelayan yang sudah melapor ke kita. Pertama dari KM Batara 2, kedua KM PO Saedon dan ketiga KM Anugrah,” ungkapnya.

Ketiga kapal nelayan itu telah menjadi korban perompak. Barang-barang mereka dirampas paksa. Yeri menyebut, berdasarkan keterangan para nelayan yang mengadu, komplotan perompak berjumlah tujuh orang.

“Mereka menggunakan kapal bermesin empat silinder,” katanya.

Perompak itu kerap beraksi saat malam hari. Mereka menarget nelayan yang sedang menangkap ikan di laut lepas. Nelayan yang melawan tak segan disakiti. Untuk melancarkan aksinya, komplotan perompak menodongkan senjata api, agar nelayan takut dan menyerahkan barang-barangnya.

“Perompak ini merampas barang-barang korban, seperti minyak solar, beras dan ikan hasil tangkapan. Tiga korban yang melapor mengaku alami kerugian lebih dari Rp16 juta. Kita sudah melaporkan hal ini ke Bupati dan aparat hukum di Polres Kayong Utara,” tutup Yerry.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *