Harisson Minta Layanan Vaksinasi Lansia di Wilayah Pemukiman Penduduk

Harisson
Kadinkes Provinsi Kalbar, Harisson. (Baguna/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson, menilai Dinas Kabupaten dan Kota masih kurang gesit mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada warga lanjut usia (lansia). Karena itu, Ia mendorong vaksinasi terhadap lansia digelar di dekat pemukiman penduduk. Sebab, warga lansia dinilai memiliki keterbatasan dalam mobilitas.

“Lansia ini sebenarnya orang yang mobilitasnya terbatas. Mereka mungkin bisa minta tolong keluarganya, tapi bisa saja keluarganya punya kesibukan lain, sehingga lokasi vaksinasi harus berada di dekat pemukiman, ” pesan Harisson belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Dia mendorong Dinas Kesehatan di Kabupaten dan Kota untuk memanfaatkan pos pembinaan terpau (posbindu) atau pelayanan kesehatan lansia lainnya untuk percepatan vaksinasi.

“Nanti buatkan khusus, kita dekatkan ke pemukiman masing-masing sehingga vaksinasi itu bisa diakses oleh lansia secara lebih mudah,” terang Harisson.

Harisson menilai rendahnya cangkupan vaksin disebabkan karena Dinas Kesehatan di Kabupaten dan Kota kurang gesit, dan kurang mau bekerja mendekatkan pelayanan kepada lansia.

“Mereka harusnya mendekatkan sedekat mungkin pelayanan vaksinasi ke kelompok masyarakat yang jadi sasaran. Sasaran kita sekarang lansia,” ucap Harisson.

Sebagaimana diketahui, tingkat vaksinasi terhadap warga lansia di Kalbar masih rendah. Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) yang dilansir Dinas Kesehatan Kalbar, Minggu (6/6/2021), cakupan vaksinasi untuk lansia tahap pertama baru capai 5,02 persen dan tahap kedua 4,03 persen, dari jumlah sasaran 407.885 jiwa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *