Reses di Sungai Palah, Tony Sebut Petani Minta Bantuan Mesin Perontok Padi

Tony Kurniadi
Anggota DPRD Kalbar, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) reses di Desa Sungai Pala, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Senin (7/6/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Petani Desa Sungai Palah, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, mendambakan bantuan mesin perontok padi untuk mengolah hasil panen mereka. Sementara, guru PAUD mengharapkan adanya sarana bermain untuk anak usia dini.

Aspirasi itu, disampaikan masyarakat Desa Sungai Palah saat anggota DPRD Kalbar, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Tony Kurniadi melaksanakan reses, Senin (7/6/2021). Reses sendiri merupakan kegiatan kedewanan di luar masa sidang. Tujuanya menyerap aspirasi konstituen. Hasil reses akan di akomodir untuk dibahas bersama eksekutif

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Sungai Palah, Mahrus mengucapkan terima kasih kepada Tony yang bersedia melakukan kegiatan reses di desanya. Ia berharap, melalui reses itu, Tony dapat menjembatani aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di tingkat Provinsi Kalbar.

“Kita berharap, melalui pertemuan ini, aspirasi masyarakat dapat dijembatani,” harap Mahrus.

Mahrus juga berharap, Tony dapat memperhatikan desanya, baik dari pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Nadrah mewakili guru menyampaikan aspirasi dengan meminta alat-alat permainan untuk anak-anak didik PAUD Asakina yang berada di Dusun Sungai Guntong. Sarana permainan di PAUD sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan motorik anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Sementara itu, Marniwat mewakili kelompok petani berharap, bantuan mesin perontok padi untuk mempermudah kerja produksi hasil panen mereka. Begitu pula Asnan, yang mewakili kelompok pemuda Desa Sungai Palah berharap bantuan untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan.

Sebab, selama ini mereka mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian dan perkebunan yang sudah diproduksi. Aspirasi warga itu pun didegar langsung Tony. Ia menjamin, akan menyampaikan aspirasi warga tersebut ke Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Mudah-mudahan, aspirasi warga ini bisa ditindaklanjuti pemerintah,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *