Kalbar Berlakukan Suket PCR Negatif Bagi Penumpang Kapal Laut

  • Bagikan
Penertiban Prokes Pelabuhan Dwikora
AWASI - Satgas Covid-19 Kalbar melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) terhadap penumpang kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Senin (1/2/2021). (Ist).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kalimantan Barat memberlakukan kebijakan wajib PCR negatif bagi seluruh penumpang kapal laut tujuan Kalbar. Artinya, setiap masyarakat yang akan ke Kalbar menggunakan kapal laut harus menyertakan surat keterangan (Suket) pemeriksaan swab PCR dengan hasil negatif Covid-19.

Kebijakan ini berlaku sejak 23 hingga 31 Juni 2021. Aturan itu diterapkan guna mengantisipasi penularan Covid-19 varian baru yang telah ditemukan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jakarta.

“Sebagai upaya pencegahan. Semua penumpang kapal laut yang akan ke Kalbar wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif uji swab PCR di pelabuhan,” tulis Surat Edaran (SE) yang yang ditandatangani, Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, Ignasius IK, Rabu (23/6/2021).

Surat Edaran itu bernomor: 553/280/DISHUB-C. Mengatur seluruh penumpang untuk mengambil sampel swab dalam kurun waktu paling lama 3 x 24 jam, sejak tanggal pemeriksaan. Kebijakan ini, pun mulai berlaku sejak 23 sampai 31 Juni 2021. Selama kebijakan ini dilakukan, operator dan perusahan pelayaran diminta menyosialisasikan kebijakan ini kepada seluruh penumpang kapal laut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengimbau agar seluruh penumpang mematuhi kebijakan tersebut.

“Surat keterangan negatif swab harus ditunjukkan kepada petugas saat keberangkatan. Kalau tidak ada surat PCR negatif, jangan ke Kalbar,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: