Kejati Kalbar Kawal Dana Covid-19

Kejati Kalbar Masyhudi
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Masyhudi. (Andi Ridwansyah/Insidepontianak).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Masyhudi mengingatkan penggunaan dana Covid-19 tidak disalahgunakan atau diselewengkan. Ia pun meminta jajarannya melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana Covid-19. Jika ada temuan, harus ditindak secara hukum. Tuntutanya dipastikan akan maksimal.

Bukan tanpa alasan. Sebab, anggaran negara yang difokuskan untuk penanggulanan Covid-19 sangatlah bersar. Bahkan dana desa, yang sebelumnya hanya untuk pembangunan, bisa digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Ini tentu tak menutup kemungkinan ada penyimpangan. (Anggaran) yang biasa saja, selalu ada penyimpangan,” kata Masyhudi, Rabu (23/6/2021).

Untuk itulah, pihaknya telah memerintahkan jajaranya melakukan pengawasan agar dana untuk penanggulangan kesehatan itu digunakan sesuai peruntukkannya.  Dia memastikan, Kejaksaan akan menindak tegas pihak-pihak yang berani melakukan penyelewenangan anggaran Covid-19. Apalagi, intruksi tersebut telah ditegaskan Jaksa Agung.

“Jika ada yang melakukan penyimpangan anggaran Covid-19, hukum yang setinggi-tigginya maksimal kalau perlu,” tegasnya.

Masyhudi mengimbau semua pihak tak main-main dalam penggunaan dana Covid-19. Kendati demikian, dia mendorong, agar satuan kerja (Satker) tak ragu dalam penggunaan anggaran, selama peruntukkanya benar. Ia juga meminta kejaksanaan kabupaten/kota melakukan pendampingan. Sebab, dalam rapat kerja beberapa waktu lalu, banyak satuan kerja yang ragu-ragu dalam penggunaan anggaran.

“Oleh karena itu, satuan kerja saya minta jangan ragu menggunakan anggaran untuk Covid-19.  Tapi dengan catatan benar-benar untuk Covid-19,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *