Pemkab Ketapang Serahkan Dana Hibah Rp1,8 Miliar untuk Pembangunan Rumah Ibadah

Penyerahan Dana Hibah
PENYERAHAN - Penyerahan dana hibah oleh Pemkab Ketapang ke Pengurus Masjid Zainudin Kecamatan Sandai. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang, serahkan anggaran hibah untuk pembangunan rumah ibadah dan bantuan lembaga keagamaan tahun anggaran 2021. Dana hibah itu diserahan secara simbolis disertai dengan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dilakukan langung oleh Wakil Bupati Ketapang Farhan, Rabu (23/6/2021).

Nilai anggaran hibah tersebut sebesar Rp1,8 miliar. Dari nilai itu, Rp100 juta di antaranya, diperuntukkan untuk pengurus Kalteng Tua Pek Kong Kecamatan Sandai. Kemudai Rp1,5 miliar untuk membantu pembangunan masjid Sultan Zainudin di Kecamatan Sandai. Dan Rp200 juta diberikan untuk Gereja Katolik Santo Mikael Stasi Kenabung Paroki Salib Suci Menyumbung Keuskupan Ketapang, di Kecamatan Hulu Sungai.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin memberikan fasilitas keagamaan yang lebih baik. Ketika rumah ibadah itu baik, tentu kita akan lebih merasa nyaman dalam beribadah,” ucap Farhan, dalam sambutannya usai melangsungkan penandatangan NPHD.

Farhan mendorong dana hibah itu segera digunakan untuk pembangunan rumah-rumah ibadah. Kegiatan pembangunan diharapkan menyerap tenaga kerja lokal. Supaya terjadi perputaran uang di daerah setempat dan bisa dinikmati masyarakat.

“Untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, salah satunya melalui pemberian dana hibah, sehingga uang dapat berputar, itu salah satu strategi,” ujar Farhan.

Di kesempatan itu, dia juga mengajak masyarakat membiasakan diri hidup dengan tatanan baru di masa pandemi. Dengan disiplin pakai masker, rutin cuci tangan, dan selalu jaga jarak. Itu perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kita harus membiasakan dengan tatanan baru, dulu masuk masjid atau surau langsung masuk saja, sekarang cek suhu dulu, memakai masker,” pesannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *