Bupati Sanggau Hadiri Rakor GTRA Kalbar Tahun 2021

Bupati Sanggau Paolus Hadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalbar Tahun 2021 selama dua hari sejak Kamis (24/6/2021) sampai Jumat (25/6/2021) di Aula Hotel Mercure Pontianak. (Diskominfo Sanggau)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bupati Sanggau Paolus Hadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalbar Tahun 2021 selama dua hari sejak Kamis (24/6/2021) sampai Jumat (25/6/2021) di Aula Hotel Mercure Pontianak.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra mengatakan, Reforma Agraria di setiap wilayah mempunyai kontekstual tersendiri. Oleh karena itu, identifikasi kendala permasalahan perlu dilakukan untuk kemudian dicari solusinya bersama.

Bacaan Lainnya

“Reforma Agraria di Provinsi Kalbar juga mendapat perhatian khusus. Hal ini karena Kalbar merupakan salah satu pilot project redistribusi tanah dari HPK tidak produktif. Ketiga daerah lainnya yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur,” kata Surya Tjandra.

Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan, penyerahan sertifikat lahan menjadi salah satu program pemerintah yang dianggap berhasil dalam waktu 6 tahun ini.

“Pekerjaan ini tidak gampang tapi bisa sukses. Sekitar lebih dari 60 persen lahan sudah disertifikasi dan ini bukanlah hal yang gampang dalam kurun waktu 6 tahun,” tutur Sutarmidji.

Dia mengapresiasi Reforma Agraria yang sudah menerbitkan sertifikat jauh lebih banyak dibandingkan masa-masa sebelumnya. Dia juga mengapresiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah berperan dalam redistribusi lahan, hingga masyarakat mendapatkan hak yang sama.

“Saya sangat mendukung Kementerian LHK dalam hal redistribusi lahan ini untuk kepentingan masyarakat banyak, karena selama ini lahan cenderung dikuasai korporasi besar yang cukup kuat dan sangat luas, hingga masyarakat justru seperti menumpang di kawasan tersebut,” ujar Sutarmidji.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Surya Tjandra, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kakanwil BPN Kalbar, Ery Suwondo, Direktur Utama Bank Kalbar Samsir Ismail serta bupati/walikota se-Kalbar dan perangkat daerah Provinsi Kalbar terkait. (Ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *