banner 468x60 banner 468x60

Pondok Petani, Rumah Makan di Tengah Kebun Langsat yang Bikin Betah

  • Bagikan
Pondok Petani yang terletak di Jalan Ujung Pandang
Pondok Petani yang terletak di Jalan Ujung Pandang tampak asri karena terletak di lahan kebun Langsat. Desiana Dian

PONTIANAK, insidepontianak.com – Menyediakan rumah makan atau restoran berkonsep unik dan apik sudah menjadi kebutuhan para pengusaha yang bergerak di ranah kuliner. Tujuannya tak lain ingin menarik minat para konsumen yang ingin menikmati suasana baru, segar dan asri.

Pondok Petani Pontianak menawarkan hal itu. Mulai dikenalkan di tahun 2020 lalu, Pondok Petani lebih bergaya pondok atau sawung yang di bangun di tengah kebun Langsat yang cukup luas.

Pondok sederhana beratap jerami dan bergaya lesehan. Suasana pedesaan yang terbuka ingin dihadirkan dan ditonjolkan pemilik usaha ini.

Terletak di Jalan Ujung Pandang, kalian tidak hanya disuguhkan cita rasa makanan tapi suasana dan lingkungan yang lapang tanpa banyak arsitektur layaknya sebuah rumah makan atau restoran kekinian.

Tempatnya sangat sejuk dan asri karena masih banyak pohon langsatnya. Sesuai dengan namanya tempat lesehan yang tersedia dibuat semirip mungkin dengan pondok petani di area persawahan.

Tidak hanya memilki konsep berbeda dari rumah makan lain, Pondok Petani juga menjanjikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung.

Anda akan disugukan pemandangan perkebunan sejauh mata memandang. Tampak, di kanan kiri rumah makan itu menjulang pohon Langsat yang belum semuanya berbuah.

Konsep lain yang ditawarkan adalah spot foto yang menarik dan pas untuk di posting di media sosial masing-masing.

Ada banyak spot oke di Pondok Petani ini. Tinggal kalian sabar untuk menelusuri di setiap sudut-sudut dari kebun Langsat itu.

Nah, setelah puas menikmati pemandangan area kebun yang cukup luas, saatnya mencicipi hidangan yang ditawarkan dalam menu utama atau menu pembuka.

Dari pengelola Pondok Petani didapati cerita, pada awalnya si pemilik ingin menjual kebun tersebut. Namun, di tengah situasi pandemi seperti ini cukup sulit untuk menjual lahan dengan cepat. Terbersit bagaimana area ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pemasukan.

Ide pun muncul dan langsung dieksekusi oleh sang pemilik. Namun, di awal usaha ada sejumlah kendala yang dihadapi, dari mulai jumlah karyawan yang masih sedikit hingga lahan parkir yang tak begitu luas.

Selain tempatnya yang sejuk dan asri, yang menarik dari pondok petani adalah makanannya yang enak dan murah meriah.

Pondok petani menyediakan berbagai makanan dan minuman sehari-hari seperti Pem Pek Palembang, ayam bakar, ikan bakar, bakso, nasi goreng, sup iga dan lain-lain.

Rumah makan ini buka pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Fasilitas seperti toilet dan mushola tersedia dan cukup bersih. Pelayanannya pun cukup baik dan ramah.

Selain sebagai tempat makan keluarga, banyak juga yang menjadikan Pondok Petani untuk acara ulang tahun maupun kegiatan kelompok lainnya.

Ke depan, sang pemilik akan tetap mempertahankan konsep rumah makan tersebut. Bahkan, akan lebih dipercantik dengan tanaman-tanaman hias nan hijau.

Sebelumnya juga di malam hari, Pondok Petani terlihat berwarna warni diterangi lampu-lampu hias dihampir semua pohon di area kebun tersebut. Tampak hidup, tak menakutkan meskipun berada di tengah area yang banyak pohon rindang.

Untuk lebih jelasnya, kalian bisa langsung datang ke lokasi yang tidak terlalu jauh dari jalan raya utama. Pastinya, pengalaman ini bisa kalian ceritakan di laman sosial, sekedar berbagi dan memperluas cakrawalan kuliner lokal yang mungkin berbeda dan unik.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: