Satgas Covid-19 Singkawang Gencar Vaksinasi 

VAKSINASI - Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kota Singkawang. (MC Singkawang)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang saat ini sedang gencar melakukan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat untuk pencegahan penularan Covid-19.

Selain itu, Satgas Covid-19 Kota Singkawang juga telah melakukan penyemprotan disinfektan massal di seluruh wilayah Kota Singkawang, mulai dari tingkat Kecamatan hingga RT, dan diikuti oleh jajaran TNI Kodim 1202/Skw dan Polres Singkawang.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan saat ini capaian vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Kota Singkawang sudah mencapai 25 persen. Namun yang masih menjadi kendala salah satunya adalah jumlah tenaga vaksinator yang sangat terbatas.

“Sementara target sasaran vaksin untuk Kota Singkawang adalah sebanyak 1000 orang setiap harinya,” ungkapnya, Minggu (4/7/2021).

Sasaran vaksin saat ini bukan hanya difokuskan kepada ASN dan lansia saja, tapi juga masyarakat yang sering melakukan aktivitas.

“Misalnya, para jurnalis, jukir, petugas pasar, karyawan cafe dan restoran. Ini yang menjadi sasaran kita untuk pemberian vaksin,” kata Tjhai Chui Mie.

Bahkan pihaknya pun siap melakukan jemput bola bilamana ada masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari tempat vaksin.

“Kita akan siapkan mobil untuk menjemput warga, untuk dibawa ke tempat vaksin yang sudah kita siapkan,” ujarnya.

Kalau untuk ketersediaan vaksin sampai saat ini masih ada. Bahkan Pemkot Singkawang terus berupaya untuk meminta bantuan stok vaksin baik dari TNI, Polri maupun pemerintah pusat.

Ia mengimbau ke masyarakat Kota Singkawang agar selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) meski sudah mendapatkan vaksin.

“Prokes yang dimaksud adalah menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak. Dimohon dengan sangat kesadaran diri masing-masing untuk menjaga pencegahan wabah Covid-19 ini,” ajaknya.

Tjhai Chui Mie tidak menginginkan Kota Singkawang mencapai  Zona Merah sehingga menjadi perhatian pemerintah pusat yang nantinya juga akan diberlakukan PPKM darurat (lockdown),” jelasnya.

Maka dari itu, diharapkan dengan kerjasama dari masyarakat Kota Singkawang agar selalu menerapkan protokol kesehatan karena situasi ini merupakan suatu kewajiban.

“Apa yang kita lakukan saat ini adalah kegiatan kemanusiaan, kita melakukan sesuatu bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga untuk keselamatan hidup orang banyak,” pintanya.

Tjhai Chui Mie berharap, Kota Singkawang bisa kembali ke zona hijau, yaitu zona yang terbebas dari wabah Covid-19 dan virus apapun. (Ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *