Rugikan Warga Ratusan Juta, Polres Bengkayang Dalami Kasus Penipuan Berkedok Beasiswa

Kasatreskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati
Kasatreskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati. Baruna

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Polres Bengkayang sedang mendalami kasus penipuan yang berkedok beasiswa Bidikmisi. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Demikian diungkapkan Kasatreskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati, Kamis (8/7/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, modus penipuan tersebut sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun silam, yang dilakukan seorang oknum warga Bengkayang berinisal Z.

“Aksinya sejak awal tahun 2018 hingga 2020,” katanya.

Modus pelaku, meminta uang yang bervariasi kepada calon korbannya dengana alasan untuk program beasiswa perguruan tinggi tersebut. Nominal yang diminta mulai dari Rp 2,7 juta dan seterusnya Baik untuk biaya pendaftaran, baju almamater maupun biasa lain menurut pelaku.

“Korban sudah ada yang melaporkan kepada kita. Saat ini pihak Polres masih menangani dan mendalami kasus ini,” ungkap Kasatreskrim ini.

Menurut keterangan saksi, pelaku tidak hanya bekerja sendiri. Ia pun memperkerjakan oknum lain yang bertugas mengelabui korban di daerah lain, selain di Kabupaten Bengkayang.

“Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah sebab sejak 3 tahun silam. Pelaku melakukan aksinya,” pungkasnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, dikatakan Kasatreskrim, pihaknya akan mendalami dan menyelidiki lebih dalam kasus tersebut.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan segala bentuk modus penipuan, baik mengatasnamakan pribadi, instansi maupun partai.

“Jangan tergoda jika ada yang memberikan iming-iming. Cek dulu kebenarannya apakah benar,” imbau Antonius.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *