Bupati Darwis Tekankan Syarat Bisa PTM, Bengkayang Harus Zona Hijau dan Kuning

Bupati Bengkayang saat Rapat Koordinasi PTM terbatas, di Aula terbuka Kantor Bupati Bengkayang. Jumat (9/7/2021)
Bupati Bengkayang saat Rapat Koordinasi PTM terbatas, di Aula terbuka Kantor Bupati Bengkayang. Jumat (9/7/2021). Baruna

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menegaskan kepada satgas covid-19 Kabupaten Bengkayang, untuk memperhatikan serius persyaratan diperbolehkannya sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Ini ia tekankan guna menghindari lonjakan kasus dan adanya klaster baru.

Bacaan Lainnya

“Hal ini perlu diperhatikan serius oleh Satgas Covid-19 di masing-masing daerah,” ucapnya di sela-sela Rapat Koordinasi PTM terbatas, di Aula terbuka Kantor Bupati Bengkayang. Jumat (9/7/2021).

Dalam penerapan diperbolehkannya pelaksanaan PTM terbatas, ialah diharuskannya daerah tersebut berstatus zona hijau dan kuning. Selain zona tersebut tidak dapat dilaksanakan.

Tidak hanya itu, guru yang akan mengajar di sekolah harus sudah melakukan vaksin. Protokol kesehatan harus dilakukan di setiap sekolah sesuai aturan yang ditetapkan, berupa jaga jarak, adanya thermo gun, tempat cuci tangan, handsanitizer, wajib masker serta berlakunya jam shif pelajaran.

“Saya minta, kepala Satgas Covid-19, baik tingkat kecamatan, desa, dan RT, saling berkomunikasi dan berkordinasi, agar PTM yang akan dilakukan di sekolah dapat berjalan sesuai instruksi dari kementerian,” ucapnya tegas.

Dirinya juga mengimbau, rencana PTM yang akan dilakukan pada 12 Juli mendatang, dapat berjalan dengan baik, sesuai aturan dan syarat yang telah ditentukan.

“Semoga harapan kita bersama, baik pemerintah, orangtua dan anak dapat bersekolah kembali, sesuai instruksi Kemendikbud,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *