Imbas Ditangkapnya Ardi Bakrie, Saham VIVA-MDIA pun Anjlok Parah

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ditangkapnya pasangan suami istri yang merupakan tokoh publik, NR dan AB, oleh kepolisian terkait dengan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba berimbas kepada harga saham perusahaan media yang ditangani langsung AB.

NR merujuk ke aktris Nia Ramadhani sementara AB ke suaminya, Anindra Ardiansyah Bakrie (Ardi Bakrie), generasi ketiga Keluarga Bakrie, dan menjabat Wakil Direktur Utama VIVA.

Bacaan Lainnya

Harga saham Bakrie Group di sektor media yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) terkoreksi pada penutupan perdagangan, Kamis sore ini (8/7) mengutip Suara.com yang melansir Ialeksis.com

Koreksi saham dua emiten media Bakrie ini terjadi di tengah kabar penangkapan Ardi Bakrie. Data perdagangan mencatat saham VIVA terkoreksi cukup parah yakni turun 3,51% ke level harga Rp 55/unit dengan nilai transaksi tergolong sepi di angka Rp 3,5 miliar dengan kapitalisasi pasar Rp 905 miliar.

Adapun saham MDIA anjlok lebih parah 4,84% ke level harga Rp 59/unit dengan nilai transaksi yang cukup sepi di angka Rp 1,7 miliar dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 2,3 triliun.

Sebelumnya, informasi menyebut keduanya ditangkap di sebuah restoran di kawasan Jakarta, Rabu (7/7/2021). Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Saya membenarkan NR dan AB. Sementara kita lakukan pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/7/2021).

“Nanti siang setelah zuhur saya akan konpers di sana. Saya akan tunggu teman-teman di sana.”

Kemudian, dalam konferensi pers, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa tidak hanya Nia dan Ardi yang ditangkap tapi supir mereka berinisial ZN juga menjadi tersangka.

“Ada 3 orang yang ditetapkan jadi tersangka yakni ZN (43 ) itu supir atau pembantu. Lalu RA (31) ibu rumah tangga atau artis, dan AAB (42) karyawan swasta,” kata Yusti dalam pernyataan pers di Polres Jakarta Pusat.

Dia menuturkan bahwa dari penangkapan mereka, polisi menemukan barang bukti sabu. Serta ada juga satu buah bong atau alat hisap sabu.

“Barang bukti satu klip jenis sabu. Untuk bruto nya seberat 0,78 gram. Dan, satu buat bong alat hisap,” papar Yusri.

Sebelumnya, kabar ini sudah membuat heboh media sosial Rabu malam. Sejumlah netizen menebak siapa tokoh yang dimaksud.

Ardi yang lahir di Menggala, Tulang Bawang, pada 22 April 1979 adalah salah satu putra bungsu dari Aburizal Bakrie, generasi kedua Grup Bakrie yang didirikan oleh pengusaha nasional Achmad Bakrie sejak 1942. (CNBC Ind)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *