Dituding Gagal Jaga Organisasi, Ketua HMI Cabang Sambas Pastikan Tidak Ada Penurunan Status

Ketua HMI Cabang Sambas, Pahmi Ardi
Ketua HMI Cabang Sambas, Pahmi Ardi. (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas, Pahmi Ardi, menjawab tudingan yang menyebut dirinya gagal dalam mempertahankan eksistensi hingga menyebabkan HMI Cabang Sambas turun status dari cabang penuh menjadi cabang persiapan.

Pahmi mengatakan, dalam proposal LK2 HMI Cabang Ciputat, memang tertulis HMI Cabang persiapan Sambas. Namun dia memastikan, penulisan itu salah ketik. Kepastian itu didapat setelah melakukan konfirmasi langsung ke Ketua HMI Cabang Ciputat.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah mengkonfirmasi ke Ketum HMI Cabang Ciputat, Abdul Khalid Aris. Dia meminta maaf karena ada kesalahan dalam pengetikan nama HMI Cabang Sambas yang ditulis HMI Cabang Persiapan Sambas,” katanya kepada insidepontianak.com, Minggu (11/7/2021).

Atas kesalahan itu, kata Pahmi, pihak HMI Cabang Ciputat berjanji akan menyebar ulang hasil revisi proposal LK2 yang sudah disalahpahami oleh sejumlah kader HMI Cabang Sambas.

“Jadi saya pastikan itu salah ketik dan tidak ada penurunan status apapun di HMI Cabang Sambas. Data kita masih cabang penuh berdasarkan keputusan kongres HMI ke-31 di Surabaya,” tegas Pahmi.

Ketua HMI Cabang Ciputat, Abdul Khalid Aris meminta maaf atas kesalahan teknis tersebut. Dia akan merevisi ulang proposal yang telanjur disebarkan, dan memastikan itu salah ketik tanpa maksud dan tujuan lain.

“Mohon maaf memang salah ketik. Saya rasa (yang komplain) masih bisa diberikan pengertian. Malam ini akan kami kirim ulang dan posting ulang,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisariat Syariah Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas, Meji meradang atas isu penurunan status HMI Cabang Sambas menjadi  cabang persiapan sebagaimana tertulis di proposal LK2 HMI Cabang Ciputat.

“Dari daftar HMI BADKO Kalbar yang ada dalam proposal itu, HMI Cabang Sambas tertulis HMI Cabang Persiapan Sambas. Sejak tahun 2014, HMI Sambas ini cabang penuh,” tegasnya kepada insidepontianak.com, Sabtu (10/7/2021) malam.

Meji pun menyatkan akan menggali kebenaran terkait informasi penurunan status tersebut. Dia sudah menyurati Badan Koordinasi (BADKO) HMI Kalbar dan Pengurus Besar (PB) HMI untuk klarifikasi detil mengai penuruan status itu.

“Ada yang mengatakan itu salah ketik. Tapi rasanya tidak logis karena posisi dari Cabang Ciputat itu ada di pusat dan dekat dengan PB, tentu mereka punya validasi data,” katanya.

Meji yang kadung meradang, lantas mendesak ketua HMI Cabang Sambas segera melakukan klarifikasi terkait isu itu.

Dia mengancam, jika terbukti HMI Cabang Sambas diturunkan statusnya menjadi cabang persiapan, maka atas nama komisariat, dia mendesak Pahmi turun dari jabatan Ketua HMI Cabang Sambas. Karena tak bisa menjaga organisasi.

“Jika benar, maka penurunan status itu adalah bukti jika kinerja Ketum HMI Cabang Sambas bobrok. Menjadi bukti bahwa Ketum hanya mengincar popularitas dari jabatan itu. Tidak punya niat baik untuk membesarkan himpunan,” ucapnya.

Bagi Meji, menjadi Ketua Cabang adalah jabatan yang strategis. Semua kader HMI ingin mencapai puncak karier itu. Ketua cabang harus mampu membawa organisasi berkembang maju. Bukan justru menurun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *