Gabungan Mahasiswa Deklarasikan Akselerasi Pemekaran Kabupaten Sambas Utara

Deklarasi Akselarasi Pembentukan Samba Utara
DEKLARASI - Gabungan mahasiswa di Sambas Utara deklarasi mendukung pemekaran Kabupaten Sambas Utara, Sabtu (10/7/2021). (Ist)

SAMBAS, insidepontianak.com – Mahasiswa gabungan Sambas Utara, kompak mendeklarasikan akselerasi pemekaran Kabupaten Sambas Utara (KSU), Sabtu (11/7/2021).

Mereka terdiri dari mahasiswa Kecamatan Jawai, Kecamatan Tekarang, Kecamatan Teluk Keramat, Kecamatan Tangaran, dan Kecamatan Paloh.

Bacaan Lainnya

Ketua Ikatan Mahasiswa Teluk Keramat (IMTEK), Dimas Yosa Ananda yang turut hadir dalam kegiatan deklarasi itu, menyebut, wacana pemecahan wilayah Sambas Utara, sejatinya sudah lama digulirkan para tokoh, politikus, akademisi dan mahasiswa.

Kini, wacana pemekaran itu kembali digaungkan. Bahkan, panitia pengagas kembali dibentuk. Ketuanya dikomandoi oleh Misni Safari.

“Musyawarah besar (Mubes) ke-4 Panitia Pembentukan PP-KSU periode 2021-2026, digelar Sabtu kemarin, memberikan amanah kepada Misni Safari sebagai Ketua PP-KSU,” kata Dimas, Minggu (11/7/2021).

Musyawarah besar itu, juga turut dihadiri para tokoh dan pejabat pemerintah terkait. Seperti Camat dan perangkat desa.

Di samping itu, Mubes juga diikuti oleh organisasi kepemudaan. Di antaranya, Forum Mahasiswa Jawai Selatan (FORMAJAS), Ikatan Mahasiswa Kecamatan Jawai (IMKJ), Ikatan Mahasiswa Teluk Keramat (IMTEK), dan Ikatan Solidaritas Mahasiswa Kecamatan Galing (ISOMAG).

Perwakilan gabungan mahasiswa di Sambas Utara, Fajar Anggreswari berharap, antara mahasiwa dan PP-KSU, nantinya dapat bekerja sama dengan baik dalam mewujudkan impian pemekaran Kabupaten Sambas Utara, yang sudah belasan tahun didamba.

Menurutnya, pemekaran daerah Sambas Utara diyakini bisa memercepat pembangunan di segala sektor. Selain itu, pemakaran juga bisa mengurangi beban Pemerintah Kabupaten Sambas saat ini, mengingat wilayahnya yang sangat luas. Fajar menyebut, secara administratif dan geografis, wilayah Sambas Utara, sudah memenuhi persyaratan pemekaran.

“Sebab sudah memiliki enam kecamatan dan 72 desa, serta jumlah penduduk lebih dari 170 ribu jiwa,” ujarnya.

Dia mengklaim, peran mahasiswa sangat penting dalam mendorong percepatan Kabupaten Sambas Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *