Kondisi Rusak Parah, Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Sukadana-Siduk Hanya 2 Kilometer

RUSAK - Kondisi Jalan Sukadana - Siduk yang berstatus jalan berstatus jalan provinsi mengalami kerusakan yang semakin parah. (Fauzi/Inside Pontianak)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Warga Sukadana, Kabupaten Kayong Utara berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera mengambil tindakan perbaikan Jalan Sukadana – Siduk, lantaran kondisi jalan berstatus jalan provinsi itu mengalami kerusakan yang semakin parah.

Seorang warga Sukadana Eko mengungkapkan, kerusakan ruas jalan Sukadana – Siduk saat ini sudah sangat parah, bahkan salah satu jembatan di daeah sekitar nyaris putus.

Bacaan Lainnya

“Jalan ini sudah rusak parah, lubang makin dalam. Jembatan pun sudah hampir putus, kalau semakin lama tidak diperbaiki kita takut ada korban nantinya,” ungkap Eko, Senin (12/7/2021).

Dikonfirmasi Plt Dinas PUPR Kayong Utara Rahadi mengaku, sesuai informasi yang ia dapat dari PUPR Provinsi Kalbar, saat ini sudah ada pemenang untuk pengerjaan perbaikan jalan itu.

“Sesuai informasi yang saya dapat dari PUPR Provinsi Kalbar ada dua segmen, Sukadana -Siduk dan Sukadana- Teluk Batang. Pemenangnya sudah ditentukan, dan sudah ada kontraknya. 25 Juni 2021. Pemenang kontraknya PT Portu Purna Karya dengan nilai kontrak 8,7 Miliar lebih,” terang Rahadi.

Anggaran 8,7 miliar ini, diakui Rahadi hanya mampu dilakukan perbaikan kurang lebih 2 Kilometer saja, sedangkan kerusakan jalan Sukadana-Siduk diperkirakan masih belasan kilometer.

“Kalau diliat dari sketnya Ini efektifnya 2 kilometer. 2 kilometer ini kurang lebih masih disekitar Siduk, hampir 2 kilometer, sampai sekitar Semanai,” tuturnya.

Untuk kerusakan jalan provinsi yang belum dapat diperbaiki di tahun ini, dirinya akan melakukan koordinasi dan melihat kemampuan anggaran yang ada, mengingat sudah banyak anggaran yang terpangkas untuk penanganan Covid-19.

“Iya, kondisi kerusakan sekarang ini sudah sangat parah. Saya masih mau melihat pola kemarin seperti apa, apakah dana di tahun ini bisa digunakan untuk menangani ini,” katanya. (Fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *