Rakor Virtual PPKM Darurat, Satono Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Bupati Satono ikuti Rakor Virtual PPKM Darurat Bersama Gubernur Sutarmidji
RAKOR - Bupati Sambas, Satono, bersama Dandim dan Kapolres Sambas saat mengikuti rapat koordinasi virtual terkait PPKM Darurat di Kodim 1208 Sambas, Senin (12/7/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Bupati Sambas, Satono mengimbau masyarakat agar patuh terhadap penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker saat beraktivitas, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan membatasi mobilitas.

Hal itu ditegaskan Satono saat mengikuti rapat koordinasi virtual di Kodim 1208 Sambas terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kalimantan Barat yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Senin (12/7/2021).

Bacaan Lainnya

“PPKM Darurat sudah mulai diterapkan hari ini di dua kota besar. Yakni Kota Pontianak dan Singkawang sampai tanggal 20 Juli nanti. Saya mengimbau masyarakat untuk patuh terhadap penerapan protokol kesehatan yakni 5M,” pesannya.

Satono meminta masyarakat senantiasa waspada dan menjaga diri. Sebab, Kota Singkawang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sambas. Bagi masyarakat yang hendak ke Kota Singkawang dan melewati pos penyekatan harus menunjukkan sertifikat vaksin.

“Sekarang pemerintah sedang menggencarkan vaksinasi massal. Masyarakat Kabupaten Sambas jangan takut disuntik vaksin. Saya pastikan vaksin itu aman dan halal karena sudah melewati metode penelitian yang canggih,” ucapnya.

Satono mengatakan, pentingnya penerapan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari dan vaksinasi mengingat saat ini di Kabupaten Sambas, per tanggal 10 Juli kemarin sudah tercatat 1.200 orang terpapar Covid-19.

“Dari 1.200 jiwa yang terpapar Covid-19, 21 di antaranya dilaporkan meninggal dunia dalam keadaan positif Covid-19. Jadi saya harap masyarakat cerdas dan tidak menganggap ini sesuatu yang remeh,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *