Wanita Bulgaria Ini Obsesi Miliki Bibir Terbesar

Wanita Ingin Punya Bibir Terbesar, Tak Peduli Dibenci Keluarga (instagram.com/andrea88476)
Wanita Ingin Punya Bibir Terbesar, Tak Peduli Dibenci Keluarga (instagram.com/andrea88476). Suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Keinginan untuk menjadi cantik bagi setiap wanita adalah hal lumrah. Namun, menjadi masalah jika keinginan tersebut berlebihan dan cenderung menjadi obsesi.

Seperti dialami seorang wanita yang membagikan obsesinya memiliki bibir terbesar di dunia. Meski dibenci keluarga, wanita ini tetap ngotot mempertahankan bentuk bibir.

Menyadur Daily Star yang dikuti Suara.com, wanita bernama Andrea Ivanova tersebut mengklaim bahwa dirinya memiliki bibir terbesar di dunia.

Meski begitu, mahasiswi 23 tahun asal Bulgaria ini masih merasa belum puas. Andrea ingin terus melakukan oplas dan suntik filler.

Andrea Ivanova sendiri pertama melakukan suntik filler di tahun 2018. Setelah itu, ia melakukan prosedur yang sama tiap bulan.

“Aku sangat suka bibir besar dan bervolume dan aku ingin melihat bagaimana bibir itu akan terlihat di wajahku, dan aku suka bibir yang semakin besar.”

“Aku sudah melakukan 25 suntik hyaluronic acid di bibirku, aku tidak menghitung berapa uang yang kuhabiskan. Satu kali suntik di Bulgaria dihargai 400 leva atau Rp3,5 juta,” jelas Andrea.

Bukan hanya bibir, Andrea juga mengaku bahwa dirinya memasang silikon di payudara. Alasannya, wanita ini ingin tampil berbeda dan unik.

“Aku selalu ingin terlihat berbeda, menonjol di kerumunan dan lebih eksentrik,” ungkapnya.
Saat ini, Andrea sudah memiliki 600 meter kubik silikon di setiap payudaranya. Ia juga suka memakai makeup, rambut palsu, dan bulu mata palsu.

“Aku juga memakai banyak makeup, aku suka tampilan yang gelap dan glamor, dengan rambut palsu dan bulu mata besar. Aku suka tampilan eksentrik dan mewah,” ujarnya.

Meski begitu, keputusan Andrea memiliki bibir terbesar di dunia tidak didukung keluarga. Sebaliknya, keluarga Andrea menganggap penampilannya terlalu provokatif.

Di sisi lain, wanita yang berkuliah di jurusan Filosofi Jerman di Sofia University ini mengaku mendapat dukungan dari teman-temannya.

“Temanku tidak punya masalah dengan penampilanku yang berlebihan, mereka tidak mempermasalahkan bagaimana aku terlihat,” tambahnya.

Terlepas dari komentar keluarga dan kritik lainnya, Andrea menambahkan bahwa ia masih ingin memperbesar bibir hingga melakukan implan payudara lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *