Perkenalkan iAge, Alat Pintar Ini Bisa Prediksi Usia Kekebalan Tubuh Lho

Ilustrasi Laboratorium untuk penelian Ilmuan
Ilustrasi Laboratorium untuk penelian Ilmuan

PONTIANAK, insidepontianak.com – Percaya atau tidak saat ini teknologi makin berkembang dengan banyak penemuan.

Bahkan, terbaru ilmuwan mengklaim telah menemukan alat baru mengukur tingkat peradangan kronis dalam tubuh seseorang untuk menentukan “usia imunologis” mereka.

Angka ini mengisyaratkan kapan dan apakah orang itu akan menjadi lemah atau mengembangkan penyakit jantung di kemudian hari.

Alat ini bernama iAge, menggunakan jenis kecerdasan buatan (AI) yang disebut jaringan saraf dalam untuk menganalisis penanda peradangan yang ditularkan melalui darah.

Studi terbaru ini diterbitkan Senin (12/7/2021) di jurnal Nature Aging, sebagaimana melansir Livescience, Selasa (13/7/2021) yang dikutip Suara.com.

Penanda ini termasuk protein yang disebut sitokin, yang mengirimkan pesan antara sel-sel kekebalan dan sel-sel lain dalam tubuh.

Dengan menggunakan sampel darah dari 1.001 orang, usia 8 hingga 96 tahun, tim menemukan pola antara penanda inflamasi yang beredar dan berbagai kondisi terkait usia.

Di antara 50 sitokin yang mereka nilai, tim menandai segelintir tampaknya memiliki pengaruh paling kuat terhadap skor iAge seseorang.

Khususnya, sitokin yang disebut CXCL9 menonjol sebagai kontributor paling signifikan.
Substansi biasanya mengumpulkan sel-sel kekebalan ke tempat infeksi, tetapi di antara peserta penelitian, tingkat CXCL9 mulai naik dengan cepat rata-rata sekitar usia 60 tahun.

Dalam percobaan lanjutan dengan sel di piring laboratorium, tim mengaitkan lonjakan sitokin terkait usia ini dengan masalah fungsional dalam sel endotel, komponen utama dinding pembuluh darah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *