Dewan Nilai Sanksi Tegas ASN dan Honorer Terkait Vaksinasi Sudah Tepat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus. Baruna

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus menilai sanksi tegas bagi ASN maupun pegawai honorer yang tidak melakukan tindakan vaksin sudah tepat.

Menurutnya, sanksi tegas yang dikeluarkan Pemkab Bengkayang demi menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan pemkab sendiri.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi lebih jauh, ASN di lingkungan pemkab sendiri harus memberikan contoh konkrit kepada masyarakat dengan mensukseskan program vaksinasi tersebut.

“Bagaimana mau mengedukasi dan mensosialisasikan program vaksinasi kepada masyarakat, kalau realitanya di lingkungan pemkab masih banyak yang belum vaksin,” ungkapnya, Rabu (14/7/2021).

Kata dia, sanksi tegas yang dibuat pemerintah tidak lain supaya memacu kesadaran akan pentingnya vaksinasi dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkayang, khususnya di lingkungan kerja pemerintahan.

“Kita berharap, program vaksinasi yang digalakan pemerintah daerah, setidaknya 50 persen warga Bengkayang, baik dari seluruh golongan masyarakat terpenuhi vaksinasinya,” terang Dia.

Ia berharap langkah tegas tersebut dapat menjadi kesadaran bagi ASN maupun honorer untuk segera melakukan vaksin.

“Sekali lagi ini demi menjaga kesehatan pribadi dan di lingkungan pemkab sendiri,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengeluarkan surat ederan sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer yang menolak vaksinasi Covid-19.

Tertuang dalam Surat Edaran Nomor :065/859/BPBD/2021. Tentang penerapan sanksi ASN dan Honorer.

Langkah tegas tersebut diberlakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Bengkayang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *