Dinas Pendidikan Bengkayang Sebut Sebagian Guru di 8 Kecamatan Belum Divaksin

Pinus Samsudin
Pinus Samsudin. Baruna

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkayang, Pinus Samsudin, mengakui, sebagian besar guru di 8 kecamatan, Kabupaten Bengkayang belum divaksin.

“Hal itu dapat menghambat proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, ” katanya, Rabu (14/7/2021).

Data tersebut berdasarkan, laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang pertanggal 6 Juli 2021.

Dinas menyebutkan ada kisaran 2.946 guru sudah melakukan vaksin tahap pertama. Sementara 1.652 guru lainnya melakukan vaksin tahap kedua.

“Itu guru yang tersebar dari 17 Kecamatan, Kabupaten Bengkayang,” ucapnya.

Menurutnya, masih banyak tenaga pengajar di sejumlah sekolah belum melakukan vaksin, diluar dari pengecualian tertentu.

“Masih jauh dari harapan kami, semoga percepatan vaksinasi untuk guru segera dilakukan,” ungkapnya,

Ke depan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Jika nantinya ada penjadwalan vaksinasi serempak, maka pihaknya memprioritaskan sebagian untuk tenaga pengajar.

“Kita akan menyurati kepala sekolah untuk mengimbau guru agar datang melakukan vaksin, kecuali hamil, terpapar Covid-19, serta ada penyakit penyerta yang dinyatakan tidak bisa melakukan vaksin. Jadi tidak ada alasan untuk tidak vaksin,” ujarnya.

Seperti diketahui, 8 kecamatan adalah Kecamatan Ledo, Sanggau Ledo, Sungai Raya Kepulauan, Monterado, Jagoi Babang, Seluas, dan Samalantan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *