Ibu di India Ini Nekat Pukuli Pengantin Pria dengan Sandal, Ada Apa?

Ilustrasi pernikahan India

PONTIANAK, insidepontianak.com – Restu adalah salah satu faktor terpenting dalam sebuah pernikahan. Jika tak mendapat restu, terutama orangtua tentunya kehidupan pernikahan akan menjadi hambar dan tidak bahagia.

Salah satu contohnya adalah pasangan pengantin berikut ini. Momen menikah yang seharusnya romantis berubah kacau karena kehadiran sang ibu.

Melansir India Times, yang dikutip Suara.com insiden tersebut terjadi di desa Bharuwa Sumerpur, distrik Hamirpur, Uttar Pradesh.

Pada video yang beredar di Twitter, pasangan kekasih asal India tersebut sedang menjalani prosesi pernikahan.

Pasangan tersebut diketahui sedang melaksanakan ritual upacara jaimala. Menyadur Times Now News, jaimala adalah ritual pertama yang dilakukan pasangan India saat hendak menikah.

Meski begitu, ritual pernikahan tersebut berakhir kacau. Mendadak, ibu pengantin pria muncul dan memaksa naik ke atas panggung.

Tidak hanya itu, sang ibu langsung melepas sandalnya. Ia pun memukuli pengantin pria dengan sandal di depan tamu-tamu lain.

Melihat aksi ibu tersebut, beberapa tamu lekas mencoba menariknya turun dari panggung. Namun, ibu pengantin pria tetap berusaha memukuli anaknya.

Aksi ibu itu sukses membuat tamu undangan bingung. Namun, belakangan diketahui bahwa sang ibu ternyata tak merestui pernikahan putranya.

Penyebabnya, ibu tersebut tak terima jika sang anak menikah dengan wanita dari kasta lain. Hal tersebut juga bertentangan dengan keinginan keluarga.

Meski begitu, keluarga pengantin wanita lantas memutuskan untuk mengadakan resepsi pernikahan.

Hanya saja, mereka tidak mengundang keluarga mempelai pria karena tahu pernikahan ini tidak disetujui.

Sayang, acara resepsi pernikahan tersebut tetap diketahui ibu pengantin pria. Ia pun memutuskan datang dan memukuli putranya saat prosesi pernikahan.

Tak sedikit yang kasihan pada pengantin pria karena momen bahagianya dirusak sang ibu. Namun, ada pula yang dibuat tertawa melihat insiden tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *