Muhammadiyah Kalbar Gelar Vaksinasi Massal, Sasar Dua Ribu Warga

Vaksinasi Massal Muhammadiyah Pontianak
Guberbernur Kalbar, Sutasrmidji bersama Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Mauhammad Nur Rahmad dan Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Asep Safrudin pantau langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar Muhammadiyah Kalbar, Kamis (15/7/2021). (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Muhammadiyah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menggelar vaksinasi lintas agama, Kamis (15/7/2021). Vaksinasi itu digelar di Aula Universitas Muhammadiyah dan menargetkan dua ribu warga disuntik vaksin.

“Atas nama pimpinan Muhammadiyah saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi peran dan kebersamaan demi suksesnya acara ini,” kata Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Kalbar, Pabali Musa saat memberikan sambutan di acara vaksinasi Lintas Agama, Kamis (15/7/2021).

Bacaan Lainnya

Pabali mengatakan, kegiatan itu merupakan kerja sama Muhammadiyah dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam mempercepat cakupan vaksinasi. Kegiatan itu, akan berlangsung selama tiga hari.

“Sesuai target dua ribu orang,” kata dia.

Pabali menuturkan, Muhammadiyah mendukung penuh vaksinasi Covid-19 dengan dua alasan kuat. Pertama, fatwa Majelis Ulama Indonesi (MUI) yang menyatakan vaksin halal. Kedua, analisa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyatakan vaksin aman.

“Berangkat dari dua ketegasan halal dan aman, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mewajibkan vaksin. Ini bagian ikhtiar menghadapi Covid-19,” terangnya.

Ia bersyukur, selama pendaftaran dibuka antusias masyarakat sangat tinggi. Bahkan, per hari ini saja, ada 715 orang yang sudah divaksin.

Meski sudah divaksin, Pabali mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, vaksin tak menghilangkan prokes.

Ditempat yang sama, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang dilakukan Muhammadiyah untuk melakukan vaksin pada hari ini.

“Ini upaya kita mempercepat vaksiansi di Kalbar. Maupun di Pontianak,” terangnya.

Midji sapaan karibnya mengatakan, vaksin merupakan jalan keluar menghadapi pandemi yang berkepanjangan. Untuk itulah, dia mengajak semua pihak menyukseskan vaksinasi agar tercapai herd immunity.

“Vaksin minimal menurunkan angka keparahan kepada penderita, sehingga tepat untuk di sukseskan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *