Wagub Norsan Serahkan Bantuan Korban Banjir di Segedong

Wabub Kalbar serahkan korban banjir
Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan serahkan bantuan sembako untuk korban banjir di Kecamatan Segedong, Sabtu (18/7/2021). (Ist).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyerahkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Jumat (16/7/2021).

Banjir yang terjadi di Kecamatan Segedong ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa lalu. Adapun bantuan yang disalurkan Pemerintah Provinsi Kalbar terdiri dari lima ton beras dan 150 dus mie instan.

Bacaan Lainnya

Ria Norsan berharap, bantuan itu dapat bermanfaat untuk korban banjir di Segedong. Ia mengingatkan, tim evakuasi selalu menerapkan protokol kesehatan agar tetap prima melakukan misi sosial mengevakuasi para korban banjir ke tempat yang lebih baik.

“Tim evakuasi harus selalu menerapkan protokol kesehata dan selalu menjaga stamina tubuh agar pelaksanaan evakuasi korban banjir dapat berjalan dengan lancer,” pesan Nornsan.

Sementara itu, Camat Segedong, Iskandar, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur yang telah hadir menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalbar serta Wagub Kalbar yang sudah hadir dalam rangka menyerahkan bantuan untuk masyarakat Kecamatan Segedong,” ucap Iskandar.

Wabub Kalbar, Ria Norsan Tinjau Pengungsian Korban banjir di Segedong
TINJAU – Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan tinjau pengungsian korban banjir di Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Sabtu (17/7/2021). (Ist).

Tetapkan Status Bencana

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten/kota, segera menetapkan status bencana daerah, menyusul banjir menerjang sejumlah wilayah Kalbar, akibat tingginya curah hujan, sejak Selasa lalu.

Sutarmidji memastikan, Pemrov Kalbar siap menyuplai kebutuhan pangan, untuk warga yang terdampak banjir.

“Saya sudah arahkan BPBD masing-masing daerah buat statusnya apa. Kalau perlu suplai pangan provinsi, kita suplai. Cadangan pangan kita masih cukup,” kata Sutarmidji, Kamis kemarin.

Menurutnya, penetapan status bencana daerah diperlukan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Karena itu BPBD di kabupaten/kota harus segera menetapkan status bencana di daerahnya masing-masing.

“Makanya BPBD cepat buat status darurat, sampaikan ke Provinsi. Kita keluarkan cadangan makanan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *