Apindo Kalbar Minta Pemerintah Tak Perpanjang PPKM Darurat

Andreas Acui Simanjaya
Andreas Acui Simanjaya. Ist

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalbar, Andreas Acui Simanjaya, meminta pemerintah untuk tidak memperpanjang PPKM Darurat.

“Jangan lagi melakukan perpanjang PPKM Darurat dengan metode penutupan jalan dan penutupan tempat usaha,” katanya, Senin (19/7/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, kondisi dunia usaha dalam dua tahun pandemi COVID-19 sangat tidak baik.

“Kondisi dunia usaha dan pengusaha tidak dalam keadaan baik baik saja. Perlu perhatian dan bantuan pemerintah untuk bisa bertahan dalam jangka lebih panjang,” ungkap politisi Nasdem ini.

Sektor usaha terguncang bahkan ditambah PPKM Darurat menambah berat para pemilik usaha, baik usaha kecil maupun besar.

Perpanjangan PPKM akan menambah beban bagi semua orang, baik itu masyarakat umum, pengusaha atau pekerja.

Penutupan operasional perusahaan dianggap Acui, mempunyai dampak luas selain pada pendapatan perusahaan, berdampak pada para pekerjanya.

“Semuanya terdampak, terutama pada masyarakat sekitar yang selama ini bergantung pada aktivitas di areal perkantoran tersebut misalnya tukang parkir, penjual makanan sekitar itu dan banyak lagi efek dominonya, ” terangnya.

PPKM Darurat dengan penutupan jalan utama di Kota Pontianak dianggap Acui, belum efektif. Buktinya, meskipun warga tak bisa menggunakan jalan utama, masyarakat tidak kehilangan akal.

“Selalu ada alternatif jalan jalan kecil, ” ucapnya.

Saat ini, yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan pendayagunaan petugas yang terlibat untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan harus lebih dimaksimalkan lagi.

Pada akhirnya semuanya menurunkan pertumbuhan ekonomi di daerah, misalnya PPKM di Pontianak akan menurunkan pendapatan daerah dan juga menurunkan pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak secara keseluruhan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *