Pemprov Kalbar Dukung Untan Jadi Pusat Studi Perbatasan Asia Tenggara

Plh Sekda Kalbar, Sukaliman
IKUTI - Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Kalbar, Sukaliman bersama Kepala Badan Perbatasan Provinsi Kalbar, Alex Rombonang ikuti kegiatan Sosialisasi Perpres Nomor 116 Tahun 2020, Tentang Kementerian Luar Negeri yang dirangkaikan dengan Pembentukan Pusat Studi Perbatasan Asia Tenggara di Universitas Tanjungpura secara daring, Senin (19/07/2021). (Ist).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalbar, dukung penuh Universitas Tanjungpura (Untan) menjadi Pusat Studi Perbatasan Asia Tenggara (PSPAT). Apalagi Kalbar memiliki empat wilayah perbatasan. Sehigga, bila Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menunjuk Untan menjadi pusat studi perbatasan, dinilai sangat tepat.

“Pemerintah Provinsi Kalbar menyambut baik rencana pembentukan Pusat Studi Perbatasan ini,” ucap Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Kalbar, Sukaliman, dalam sambutannya di kegiatan Sosialisasi Perpres Nomor 116 Tahun 2020, Tentang Kementerian Luar Negeri yang dirangkaikan dengan Pembentukan Pusat Studi Perbatasan Asia Tenggara di Universitas Tanjungpura secara daring, Senin (19/07/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Perbatasan Provinsi Kalbar, Alex Rombonang. Sebelumnya, Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri, bersama Universitas Tanjungpura (Untan) telah menandatangani pembaharuan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) tentang kerja sama pengembangan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada Senin, 31 Mei 2021.

Sebagai tindak lanjut pembaharuan MoU tersebut, BPPK dan Untan menyepakati Pembentukan Pusat Studi Asia Tenggara (PSPAT) sebagai upaya memajukan second track diplomacy melalui engagement atau keterikatan kepada akademisi.

Langkah itu guna guna mendukung tugas dan fungsi utama BPPK Kemenlu, terkait penyelenggaraan pengkajian, penyusunan kebijakan dan pengembangan di bidang luar negeri, khususnya pada prioritas perlindungan perbatasan atau kedaulatan keutuhan wilayah NKRI.

Pembentukan pusat studi tersebut ke depannya diharapkan dapat menjadi permulaan terbentuknya pusat-pusat studi perbatasan serupa di berbagai wilayah Indonesia lainnya.

Peluncuran PSPAT di Untan nantinya juga akan dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Perpres Nomor 116 Tahun 2020 tentang Kementerian Luar Negeri.

“Untuk hal-hal teknis, saya sangat mengharapkan Universitas Tanjungpura mempersiapkan secara baik, Pemprov siap mendukung sepenuhnya untuk merealisasikan Pembentukan Pusat Studi Asia Tenggara ini,” tutup Sukaliman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *