Pesan Khusus Habib Rizieq dari Balik Jeruji Jelang Hari Raya Kurban

Habib Rizieq
Sidang Habib Rizieq Shihab di kasus swab test RS UMMI, Kamis (10/6/2021). (Foto: bidik layar video/Suara.com).

JAKARTA, insidepontianak.com – Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menyebut, kondisi Habib Riziieq, di Rumah Tahanan Bareskrim Polri sahat. Tanpa gangguan apapun. Meski kini eks pentolan FPI itu sedang menjalani masa hukuman, namun kata Yanuar, Riziq tetap memberi pesan kepada ummat agar senantiasa memakmurkan masjid, dengan salat berjamaah, menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Imam besar Habib Rizieq Shihab, beserta lima pengurus eks FPI dan Habib Hanif Alatas di rutan dalam kondisi baik dan sehat walafiyat,” ucap kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar kepada dilansir dari Suara.com, Senin (19/7/2021).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Aziz juga menyampaikan, bahwa Rizieq sejak tanggal 1 Dzulhijjah melaksanakan ibadah puasa dari dalam rutan. Hal itu dilakukan sampai hari ini. Meski Meringkuk di Penjara, Habib Rizieq Gelar Kurban Sapi di Jalur Gaza Palestina.

“Pesan IB-HRS untuk Umat Islam adalah tetap makmurkan Masjid lewat salat berjamaah lima waktu dan lainnya dengan jaga prokes, agar Allah SWT ridho, sehingga mengangkat wabah secepatnya,”  tuturnya.

Lebih lanjut, terkait perkembangan banding yang diajukan atas vonis 4 tahun penjara dalam kasus RS UMMI, Aziz menyampaikan pihaknya masih dalam tahap pemeriksaan berkas.

“Bahwa tidak lupa kami memohon doa dari segenap Umat Islam agar Allah SWT memberikan kemenangan, keistiqomahan, kesehatan dan keselamatan untuk Imam besar Habib Rizieq Shihab dkk,” tandasnya.

Untuk diketahui, Rizieq divonis empat tahun penjara dalam kasus swab RS UMMI. Sementara baik Hanif maupun Andi Tatat divonis penjara 1 tahun dalam kasus serupa. Mereka dianggap bersalah lantaran dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan telah turut serta menyampaikan kabar bohong atas kondisi kesehatan Habib Rizieq.

Selain itu, hakim menilai dari kebohongan yang disampaikan dianggap telah menerbitkan keonaran di tengah masyarakat. Kuasa hukum terdakwa menyatakan tak terima dengan vonis tersebut. Mereka pun akhirnya memilih mengajukan banding.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *